Powered By Blogger

Minggu, 18 April 2021

ANALOGI KEBUDAYAAN SEBAGAI KONSEP PENDEKATAN PEMBERITAAN INJIL DI NUEVA GUINEA

 

LUIS KOBAK


Foto Ilustrasi: Suku Dani 1962 di Maki

ANALOGI KEBUDAYAAN SEBAGAI KONSEP PENDEKATAN PEMBERITAAN INJIL DI NUEVA GUINEA


Oleh : Louis Kobak. Pria asal suku Yali Ninia, Yahukimo.


Orang inggris yang kurus berusia sekitar tujuh puluh satu tahun, memegangi mimbar dengan tangannya yang besar yang tinggal tulang terbungkus kulit. Dengan pandangan yang tajam ia memperhatikan tujuh ratus mahasiswa yang sedang menanti dengan senyap. Rambutnya yang putih di sisir lurus ke belakang. Kacamatanya merosot sampai di tengah batang hidungnya. Dari bawa alisnya yang lebat, matanya kelabu bercahaya memancarkan semangat orang muda.


Ada sesuatu pada dirinya yang seakan-akan memukau hadirin yang duduk berkumpul di hadapannya dalam bangsal yang besar itu. Tiga patah kata keluar dari bibir orang tua itu dengan suaranya yang dalam, di ucapkan dengan penuh kewibawaan dan kebulatan hati:

  " Netherlands New Guinea... ''

 Dengan tiga patah kata itu, Ebenezer G. Vine, sekretaris Regions Beyond Mission Union, suatu persekutuan utusan injil internasional di Philadelphia  - memulai pokok pembicaraannya.

Hal itu terjadi pada tahun 1955. Para pendengarnya ialah mahasiswa-mahasiswa Praire Bible Institute suatu kampus yang luas di dataran rendah Alberta, Canada, yang dingin, berbatasan dengan sebuah kota kecil Three Hills. Di belakang orang tua itu duduk L. E Maxwel dengan tubuh condong ke muka. Ia adalah direktur yang terpandang dari sekolah bagi utusan injil dan masyarakat kristen yang sebagian berswa sembada itu. Dengan rambut yang juga sudah putih, rahang menonjol dan wajah yang tegas, ia melambangkan kebulatan tekad sekolah itu.


Bapak vine melanjutkannya terus dengan perbincangan dengan khas semboyan kampus tersebut yaitu mendidik tentara yang berdisiplin bagi kristus. Bapak Vine terus menyerukan agar para siswa lulusan tersebut menjadi pelopor pelopor kristen yang siap sedia memancangkan panji injil di antara suku suku terasing yang belum beradap dan primitif di pedalaman irian barat. Ia mengetahui bahwa yang di butuhkan pertama tama bukanlah kesarjanaan dan pendidikan, walaupun keduanya juga termasuk. 


Iman yang teguh, penyangkalan diri, dan persekutuan yang erat dengan Allah merupakan syarat syarat utama yang harus di miliki dan memang inilah yang akan menjadi bekalmu yang berpusatkan  pada alkitab.


Sejak semula saat universitas tersebut didirikan para siswanya hanya  delapan orang sejak tahun 1922 di suatu tempat peternakan. Praire telah berkembang menjadi satu lembaga yang terkenal di kanada karena lembaga ini mengutamakan penginjilan ke luar negeri, maka sudah lebih dari seribu seratus dari tiga ribu mahasiswa lulusannya telah melayani sebagai utusan injil luar negeri. Sedangkan ratusan lainnya melayani secara aktif sebagai Gembala dan pekerja kristen di negara masing masing. Atas dasar ini, bapak Vine mengetahui bahwa kira kira 35% dari pada mahasiswa yang di hadapinya itu akan menjadi utusan injil ke luar negeri di bawah pengawasan berbagai pengawasan utusan injil. Dengan ketekadan hati yang merasa sangat terbeban atas keadaan irian barat serta penduduknya, ia melukiskan  kebuasan mereka, dan mengemukahkan bahwa suku suku yang Belum mengenal Kristus itu sangat membutuhkan mereka.


"Netherlands New Guinea"Katanya selanjutnya, ialah bagian Barat dari suatu pulau yang panjangnya 1.400 Mil,  terbentang di ujung samudera pasifik di sebelah Utara Australia. Wilayah ini terletak di daerah panas terik, di sebelah selatan katulistiwa, namun di tengah tengah daerah perairan seluas 110.000 mil persegi.

Di beberapa daerah kalian akan melihat daerah pegunungan berwarna kelabu yang bersalju pada ketinggian lebih Dari 4.500 meter. Di daerah daerah lain kalian akan melihat dataran rendah berbau tak sedap dan tidak sehat, dimana hujan lebat dan panas terik yang bergantian menimbulkan kelembaban yang menekan dan membuat tubuh lesu.


"Kalian mungkin akan terpanggil untuk menjadi perintis pertama ke tengah tengah suku itu yang belum pernah di kendalikan oleh pemerintah dalam bentuk apapun, dimana Penduduknya menjadi hakim sendiri dan kebiadaban menjadi pedoman hidup. Kalian Harus belajar menyampaikan berita dan mengutarakan dengan cara yang dapat di mengerti oleh mereka, melalui bahasa yang belum pernah di pelajari oleh siapapun di luar mereka. Tidak akan ada kamus, tata bahasa atau buku pelajaran bahasa untuk menolong kalian, kalian harus membuatnya sendiri.


"Kalian akan menghadapai adat kebiasaan dan kepercayaan kepercayaan yang mengejutkan kalian, tetapi yang harus di pahami jika kalian ingin berhasil. Kalian akan berusaha mengobati penyakit penyakit tropis yang menjijikan, dan mengahadapi kemungkinan di persalahkan atas kematian pasien jika kalian gagal! Kalian harus bersedia mengalami kesepian, kejemuan, dan frustasi dengan hati yang Tabah. Yang terpenting ialah kalian harus siap untuk berjuang, dengan kekuatan Tuhan, melawan pangeran kegelapan yang telah menguasai ratusan suku itu selama ribuan tahun. Karena pangeran kegelapan itu tidak akan melepaskan mereka tanpa perlawanan. 

Orang Tua itu berhenti sejenak, dan kesucian meliputi ruangan beratap lengkung itu. 

Dia juga bercerita tentang Seorang tentara marinir America bernama Paul gesswin yang bersedia jadi misionaris dan beberapa temannya seperti Bil Mallon Dan teman-temannya yang meninggalkan Lambang pangkatnya dan mendirikan sebuah pangkalan injil di tengah suku kanibal sana.


"Kini jalan ke pedalaman telah terbuka! MAF dari California telah menyediahkan pesawat terbang bermesin tunggal untuk menerbangkan orang dan barang untuk lembaga Kami dan Lembaga utusan injil lainnya kepangkalan utama yang di sebut bokondini jauh di dataran tinggi di pedalaman. Paul Gesswin dan sukarelawan kita yang lain telah menolong membangun bokondini. Dan sekarang mereka sedang mempersiapkan suatu pengembangan melalui gunung gunung kepada suatu masyarakat yang di sebut orang dari lembah hitam.



Cerita dan kisah diatas merupakan satu satu Cara yang di lakukan kristus melalui universitas Kristen yang ada di kota Tree Hill Kanada. Dan para murid yang ada di dalamnya adalah utusan injil( Misonaris) yang siap merintis Papua waktu itu.  Seperti Don Richardson di tengah suku sawi Dan kayagar. Phillip Master yang menemui ajalnya di lembah seng bersama Stand Dale dan masih banyak lagi para utusan injil yang merintis suku suku di pedalaman netherlands new guinea. 


Kasih pengabdian dan ketulusan mereka adalah pembuktiaan iman  yang sejati dalam proses pemberitaan kabar baik injil dengan pendekatan analogi kebudayaan masyarakat setempat.  Roh dan Dedikasi yang telah di proklamirkan oleh utusan injil itu menjadi satu kemajuan yang hakiki bagi orang kristen di Papua tetapi juga di suku yali dan suku sawi kayagar.


Tuhan memberkati semua para pembaca yang terkasih dan mulia. 

Biarkan injil yang menggerakan hatimu untuk membaca tulisan Singkat ini. Dan juga merasa tergerak untuk memberitakan injil"Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Matius 28:19-20). 


Kisah pengabdian para Misi Tuhan di Tanah NUEVA GUINEA yang di rangkum Tuhan memberkati

Louis Kobak


Port Numbay, 19 April 2021

Senin, 05 April 2021

Berjuang Di tengah-tengah tantangan

 

Foto di Bendungan Blitar






Hidup adalah Perjuangan

Nama akun Facebook Otniel Silimo Silak. Ijin saya mengambil gambar ini. Ketika saya melihat seekor burung Tua yang di serang puluhan lebah dan  ketika kesakitan sedang membuka memancingnya.  Sedangkan sementara Peristiwa itu membuat saya penasaran. Kemudian ketika saya membacanya. Dalam kutipan itu menerangkan tentang dunia ingin melawan kita, kita tetap kuat dan tegar, kita jangan menyerah. Karena kita masih hidup.

" When the whole world wants to be against you, but that doesn't make you give up, you're still alive."

Bagi saya pribadi penasaran dengan gambar itu. 

Terjemahan teks: "Ketika seluruh dunia ingin melawan Anda, tetapi itu tidak membuat Anda menyerah, Anda masih hidup."

Kira-kira diterjemahan ke dalam Bahasa Indonesia di gambar diatas ini seperti itu. Bila salah diterjemahkan berarti mohon maaf admin akun Facebook Otniel Silimo Silak.


Guys ada hal penting yang terungkap dalam gambar ini. Baiklah penulis menjawab sedikit demi sedikit sehingga kita melihat apa maksudnya.

Guys sebelum menjelaskan, saya admin pengelola halaman Nenda Hundek berterima kasih kepada anda semua yang selalu memberi tanggapan dan kunjungi halaman "Nenda Hundek" kiranya melalui postingan-potingan saya menjadi berkat bagi kita semua. 

"Guys mohon maaf pembahasan sebelumnya aku menjelaskan kisah aku dan nasibku. Dalam pembahasan, diendingnya saya tidak menjelaskan secara detail. Dan para pengunjung Halaman Nenda Hundek memberikan komentar bahwa seharusnya dilanjutkan sehingga kisah cerita itu nyambung katanya. Harapan penulis kali ini semoga dapat menjawab."

Penulis memulai dengan sebuah kisah klasik mungkin saja anda pernah mendengar berita ini. Berita tentang kisah seorang petani di Tuban tewas diserbu oleh ratusan 🐝, ditubuhnya ada 180 sengatan. Kejadian ini bukan di luar Negeri tapi di Asia (Indonesia). Pada tanggal 25 November tahun 2019.


A. LEBAH 🐝🐝🐝

Pengertian LEBAH 🐝 Ordo Hymenoptera. Merupakan sekelompok besar serangga yang dikenal karena hidupnya berkelompok meskipun sebenarnya tidak semua lebah bersifat demikian. Semua lebah masuk dalam suku atau familia Apoidae. 

Lebah menghasilkan madu. Siapa yang tidak tahu tentang lebah dan juga minyaknya. Pasti semua orang tahu dan semua orang mencari. Guna kepentingan untuk mengonsumsi makanan baik kesehatan tubuh dan kebutuhan dalam kehidupan Manusia. Binatang/ serangga ini hidup di alam bebas. Baik di gua, dan di perpohonan. Makanan hari-harinya mereka hinggap di bunga. Di pisang yang baru berbunga. Makanannya tidak sembarangan makan. Seperti lalat, lalat hinggap diberbagai bidang yang ada. Yang kelihatan baik maupun kotor. Artinya lalat pun membahayakan Manusia. Lalat tidak seperti lebah. Masalah konsumsi makanan, lebah makan yang tertib. Tidak hinggap di sembarangan tempat atau lokasi seperti lalat.


Lebah juga menghasilkan madu. Manusia menikmati hasilnya. Madu asli itu mahal, dan sulit mendapatkan madu asli. Tapi berbahaya Lo, gigitannya bisa membuat manusia sakit. Dan kisah nyata diatas 👆 peristiwa serangan lebah orang bisa meninggal dunia. Bagian bawah ini penulis kutip dari Alkitab sabda.👇👇


"https://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=443&res=almanac." Menjelaskan bahwa: Lebah dan tawon (disebut "tawon penyengat" dalam bahasa Ibrani, dari sebuah kata yang mengacu kepada daya penyengatnya) adalah "serangga-serangga sosial" yang bekerja sama untuk melakukan pekerjaan mereka. Rupanya lebah madu adalah satu-satunya jenis yang disebut di Alkitab karena tiap kali Alkitab menggambarkan lebah, ia juga menyebutkan fakta bahwa serangga tersebut menghasilkan madu.


Simson menemukan kawanan lebah di dalam kerangka seekor singa (Hak. 14:8). Lebah liar menempatkan madu di tempat-tempat lain yang aneh (Ul. 32:13; Mzm. 81:16).


Amsal 6:8 sebagai berikut, "Pergilah kepada lebah, dan perhatikanlah betapa rajinnya dia, dan betapa bersungguh-sungguh ia bekerja. Kerjanya digunakan oleh para raja dan orang biasa untuk kesehatan dan ia diinginkan dan dihormati oleh semua orang. Walaupun tubuhnya lemah ia maju karena menghormati hikmat." Jelas, penulis-penulis zaman dahulu mengagumi sifat-sifat lebah yang rajin.


Madu adalah suguhan manis yang paling dihargai di Alkitab (I Raj. 14:3; Kid. 5:1; Yeh. 27:17). Inilah alasan lain untuk nama baik serangga ini.


Sementara lebah menghasilkan sesuatu yang diinginkan manusia, tawon atau tabuhan adalah serangga pengganggu. Kata Ibrani untuk tabuhan adalah sir'ah. Serangga ini dari golongan yang sama dengan tawon, tetapi lebih besar dan lebih ganas. Kesukaran yang ditimbulkan oleh tabuhan bagi manusia digambarkan di Keluaran 23:28; Ulangan 7:20, dan Yosua 24:12. Binatang penyengat yang kecil ini dapat sangat membahayakan; kisah-kisah sekular yang kuno bercerita tentang kota-kota yang seluruh penduduknya harus melarikan diri dari kawanan tawon atau tabuhan.


Seperti yang tercatat di Alkitab, Tuhan memakai pejuang-pejuang kecil ini untuk mengajarkan pelajaran yang sangat diperlukan kepada umat-Nya. Bacalah Ulangan 7:20-23.


B. BURUNG🐦 🐦🐦

Kalau berbicara soal burung berarti kita semua paham tentang sejenis burung kecil hingga besar. Jenis burung yang sifatnya baik sampai burung yang bisa menyerang siapa saja,. Jenis burung besar, biasanya ia memangsa burung kecil, hewan dan binatang yang merayap di bumi. Selain itu ia mencari ikan di permukaan laut. Mencari dan memangsa ikan.


Burung ketika melihat sesuatu yang ane misalnya ada mangsa pastikan dia diam sejenak untuk mengukur strategis. Sehingga waktu yang tepat barulah ia menyerang. Kelihatannya gayanya persis seperti ular🐍.


Burung besar makanannya tidak sembarangan makan. Makanannya istimewa. Seperti daging-dagingan. Kemudian mereka juga harus tinggal agak jauh dari pemukiman manusia. Sebab bagi mereka manusia adalah musuh. Lihat saja ketika reaksi burung bertemu denganmu. Kecuali burung pemeliharaan dan golongan 🐔🦆😀😀. 


Burung itu tidak pernah bekerja keras seperti Manusia bukan? Tapi burung selalu hidup dan eksis ditengah dunia kehidupan nyata mereka. Mereka tidak pernah mengeluh soal makan dan minum. Tetapi mereka selalu berusaha untuk mendapatkan makanan. Meski tdk bekerja, namun usahanya selalu dan tiap saat.


Hidupnya bergantung penuh pada sang pencipta. Dan mereka nikmati kehidupan. Masalah menimpa mereka, mereka tetap memiliki prinsip bahwa mereka selalu bersandar kepada sang pencipta pemilik hidup.


Kutipan kata bijak buat anda.

"Hiduplah sama serupa dengan kehidupan burung. Yang tak bisa mengeluh tentang kehidupan, tapi bersandar penuh kepada Allah dan selalu bekerja keras tanpa mengeluh kepada siapapun. Dan jadilah pribadi anda sama seperti lebah, hidup teratur dan menjadi berkat bagi banyak orang.  Tanpa memandang, status sosial." By. Eson Nipsan.


Realita hidup

Dunia memang kejam. Semakin hari makin kejam, penghuni Bumi seakan tak berdaya. Manusia adalah ciptaan Tuhan yang memiliki pengaruh besar dalam dunia. Namun saat ini, dunia membuat segala sesuatu teristimewa sehingga kuat dan kuasa manusia yang ada dalam diri manusia seakan sirna. Hal ini kita bisa mempelajari berbagai bidang yang ada. Misalnya seperti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Sistemnya terstruktur dan sistematis sehingga kehebatan kemampuan manusia seakan dilemah. Otak teknologi lebih hebat dibanding otak manusia. Dan perkembangan globalisasi transformasi selalu berubah-ubah dalam waktu yang singkat. Pertanyaan adalah teknologi siapa yang buat? Allah menciptakan bahannya tapi idenya dari mana otaknya siapa? Kalau manusia? Apakah hewan? Binatang? Atau robot? Akhirnya kita baru menyadari bahwa sebenarnya otak Manusia lah yang membuat segala sesuatu itu nyata. Namun realitanya kita dilemah. Manusia tidak lagi percaya diri. Bahkan dunia menguasai kehidupan manusia dan berakibat manusia harus terjatuh dalam skenario si iblis.


Jika kita teliti gambar dibawah ini 👇 maka sebenarnya apa saja yang terjadi? Dan bagaimana pendapat anda., Banyak lebah yang datang  mendekati dan menyerbu burung itu. Namun dilihat dari gambarnya burung itu ternyata santai dan malahan dia buka mulut. Dari sini saya merasa apa mungkin karena anak burung, jadi dia merasa induknya membawa makanan untuk dirinya? Atau apa maksudnya.


Catatan kecil

a. Kehidupan manusia itu berbicara soal realita. Manusia harus menghadapi banyak tantangan hidup. Persoalan ekonomi, sosial, budaya, agamawi, hal-hal esensial. Dan kita tidak bisa menghindar apalagi menyerah. 


b. Manusia bukan robot dan bukan objek. Artinya kita punya kekuatan dalam segala sesuatu yang absolut, yang di berikan oleh Allah. Manusia yang bisa melakukan segala sesuatu yang tidak mungkin bisa membuat mungkin. Tapi ingat kehebatan kemampuan manusia lebih dari otak teknologi informasi dan komunikasi. Sementara saat manusia menggunakan teknologi itu sebagai alat untuk menolong kita yang tidak pahami atau memberikan informasi yang akurat. Bukan berarti teknologi adalah sebuah alat yang hebat diatas IG rata-rata manusia. Tapi dibawah otak manusia, sebab teknologi itu dibuat oleh Manusia. 


C. Bagaimana reaksi anda ketika menghadapi tantangan dunia? Ingat bahwa kita bukan objek tapi subjek. Subjek yang bisa mengatur segala sesuatu. Namun untuk saat ini banyak diantara kita kehilangan akal sehat sehingga terjadilah percakapan bahwa dunia yang salah. Sehingga manusia terjadi dalam sketsa atau skenario dunia atau orang duniawi. Pada akhirnya kehidupan orang percaya pun ikut terjatuh dalam strategi duniawi.


Simpulan:

Akhirnya kita dapat mengetahui bahwa realitas kehidupan manusia tdk terlepas dari masalah. Namun jangan khawatir bahwa kita tetap bersama Allah. 

Jadikan diri anda menjadi berkat bagi banyak orang. Jadilah pribadi yang memiliki pengaruh terhadap lingkungan, dunia di sekitar anda berada. Bersandar penuh kepada Allah. Serta jadilah madu-madu murni diberbagai tempat. Jangan menjadi lebah, tapi ambilah hikmah, jangan seperti anak burung yang sedang membuka mulut kapan saja dimana saja, karena berbahaya bagi dirinya. Jadilah pribadi yang memiliki pengaruh terhadap lingkungan dan dimana saja selama anda masih diberi kesempatan oleh Tuhan.


Malang, 6 April 2021

Penulis


By. Eson Nipsan

Minggu, 04 April 2021

Selediki kata “kasih” (agape, Philia)


Sohop
Sohopma Silimo








HERMENEUTIKA

"PERBEDAAN KASIH AGAPE DAN KASIH PHILIA."

Selediki kata “kasih” (agape, Philia) dalam Yohanes 21:15-18; bagaimana dalam bahasa Yunani menggunakan dua kata (agape, Philia), sedangkan dalam bahasa Indonesia menggunakan satu kata, “Kasih” bagaimana hal ini mempengaruhi  pengertian sudara tentang kisah ini.



                        BAB I

                 PENDAHULUAN 


Latar Belakang 

Kasih setia merupakan padanan kata Ibrani khesed. Paling banyak muncul dalam Mzm. Di tempat-tempat lain khesed diterjemahkan ‘belas kasihan’, ‘kemurahan hati’, dan ‘kebaikan’. Banyak terjemahan telah dikemukakan, antara lain ‘kasih yang jujur’ (G Adam Smith), ‘kesalehan’ (C. H Dodd), ‘solidaritas’ (Koehler-Baumgartner) dan ‘kasih perjanjian’ (N Snaith). Asal usul etimologisnya tidak jelas. Suatu penyelidikan mengenai ayat-ayat di mana kata itu dijumpai (mis Mazm 89), mengungkapkan bahwa kata itu sangat erat hubungannya dengan dua pengertian, yaitu ‘perjanjian’ dan ‘kesetiaan’. Artinya mungkin dapat dirangkum sebagai ‘kasih yang mantap teguh atas dasar perjanjian yang telah dibuat’. Arti ini digunakan untuk menggambarkan baik sikap Allah terhadap umat-Nya maupun sikap umat Allah terhadap Dia.

Kata agape menunjuk pada kasih yang sifatnya tulus. Tidak mengharapkan balas jasa. Kasih yang tidak bersyarat. Kasih Agape adalah kasih yang  rela mengorbankan dirinya bagi orang yang dikasihi. Rasul Paulus  menjabarkan  arti  kasih  agape  ini  dalam  I Korintus 13: 4-7 sebagai berikut, Kasih itu sabar, kasih itu murah hati, ia tidak cemburu, ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong…” Karya Kristus Yesus merupakan perwujudan dari kasih agape ini.

Sedngkan kasih Philia adalah kasih persahabatan atau kasih persaudaraan. Kasih ini terbatas pada hubungan sahabat dan sifatnya bersyarat, yaitu akan mengasihi apabila dikasihi, menghormati apabila dihormati.


BAB II


PEMBAHASAN

Kasih Allah terhadap manusia sudah dimulai sejak penciptaan, yaitu kasih secara langsung dari Allah kepada Manusia (Adam ) bahkan manusia pun mengasihi kepada sang Bapa. Artinya Pada waktu Allah menciptakan Manusia dari debuh tanah Ia menempatkan manusia itu di taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu, Kej 2:15. Dan selanjudnya TUHAN berfirman: semua pohon dalam taman ini boleh kau makan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, jangan kau memakan buahnya, ay Kej 2:17). ALLAH dengan penuh kasih-Nya, Ia memberikan kewenangan Penuh untuk merawat taman itu, serta mendapatkan jaminan hidup selama mereka berada dalam taman itu.

Menurut kitab PL ALLAH juga mengasihi kepada orang – orang yang dekat dengan-Nya, seperti Henokh yang bergaul dengan Allah. Setelah Henokh hidup enam puluh lima tahun, ia memperanakan Metusalah, Kej 5:21). Ketika Henokh hidup bergaul dengan Allah selama tiga ratus tahun, setelah ia memperanakan Metusalah dan anak-anak laki – laki dan perempuan, ay Kej 5:22. Jadi Henokh mencapai umur tiga ratus enam puluh lima tahun, lalu ia tidak ada lagi di bumi ini karena ia telah diangkat Allah, Kej 5:23-24. Abraham hidup bergarif dengan Allah, (kej 17:22). Janji terbesar dalam Alkitab, ialah AKU MENJADI ALLAHMU,” hakikat dan realitas perjanjian Abraham ialah Allah yang memberikan diri-Nya, ay 2. Janji Allah untuk “ menjadi Allahmu” janji pertama yang melandasi semua janji lainnya. Allah dengan kasih-Nya, Ia mengasihi kepada para Bapa – bapa Patriakh lainnya, dan termasuk Umat-Nya, Israel. Ia membebaskan Umat-Nya dari Mesir hingga menuntun selama di padang gurun empa ratus tahun lebih hingga sampai ke tanah perjanjian-Nya, Kanaan. Israel adalah harta kesayangan Allah, Ul 4:10; Am 3:2;9:7, Israel memiliki hubungan yang unik dengan Allah karena Dia adalah penebus mereka. Kasih-Nya, itulah yang dapat dinyatakan secara Khusus kepada umat Israel, sebagai harta kesayangan-Nya. Hubungan terkhusus atau tertentu, Israel dengan Allah, bahkan Dia pun menjadi sebagai Bapa atas Umat Israel. Bangsa itu juga harus menjadi “kerajaan Imam” mereka dipisahkan dan di khususkan pelayanan Allah, ay 1Petrus 2:5-9; Wahyu 1:6; 5:10; 20:6). Bangsa yang khusus, bagi Allah atau bangsa yang dipisahkan dari cara – cara fisik.

      

Penyelidikan 

Yohanes 21:15-18

Setelah makan bersama, Yesus bertanya kepada Petrus. Pertanyaan Yesus di dalam bahasa Yunani adalah seperti demikian: “apakah engkau mengasihi Aku (agapas me) lebih daripada semua ini (pleon touton)?” Pertanyaan yang tidak main-main. Yesus menuntut murid-murid-Nya untuk mempunyai komitmen kepada Kristus dan Kerajaan Allah yang lebih besar daripada komitmen apa pun yang pernah atau akan dibuat oleh mereka. Kasih kepada Allah yang disertai dengan komitmen untuk mengutamakan Allah sebagai yang dikasihi lebih daripada apa pun merupakan bagian dari perjanjian dengan Tuhan sejak dari zaman Perjanjian Lama. 

BYZ. Yoh 21: 15  οτε ουν ηριστησαν λεγει τω σιμωνι πετρω ο ιησους σιμων ιωνα αγαπας με πλειον τουτων λεγει αυτω ναι κυριε συ οιδας οτι φιλω σε λεγει αυτω βοσκε τα αρνια μου.


Kalau melihat dari sudut kesetiaan Rasul Yohanes malahan ia lebih mengasihi dan akrap kepada Tuhan Yesus;  namun Tuhan Yesus lebih cendenrung menanyakan kepada Petrus, “ apakah engkau αγαπας mengasihi Aku,” kata ini hubungan erat dengan penyangkalan Petrus trehadap Tuhan Yesus tiga kali. Dalam hal ini yang paling pokok ialah setiap orang – orang percaya harus wajib mengikuti Yesus dan tidak memikirkan keadaan atau status orang lain. Maka hubungan Petrus dan Tuhan Yesus harus dibereskan, yaitu bagimana mereka saling melengkapi, (tidak ada persaingan diantara mereka untuk menjadi pemimpin agama Kristen). Hal ini memperjelaskan bagimana identitas murid yang dikasihi Tuhan harus jelas saat bersama-sama dengan Dia. Sebab hubungan Petrus bagamana ia mengasihi Tuhan dengan kasih phileō. Berarti Tuhan juga memberi perintah supaya kita mengasihi Dia sebagai sahabat dekat, karena Allah kita selain Allah yang Trasenden (yang jauh dan tidak bisa dijangkau), Allah juga Allah yang Imanen (Allah yang dekat dengan kita), Jadi Allah tidak selalu memakai kasih agape. Bahkan dalam ayat ini dengan jelas bahwa kita dituntut untuk mengasihi Allah kita dengan kasih sebagai seorang sahabat (phileo). Selalu terus menerus membangun suatu relasi kita dengan Tuhan melalui persekutuan Khusus kepada-Nya. Jadi, pertanyaan kedua dan ketiga kali merupakan menambah suasana hikmat dalam percakapan ini. Dalam hal ini Yesus juga memberikan kesan bahwa Ia sedang memeriksa hati Petrus sedalam – dalamnya. Ungkapan yang lebih dari pada mereka yang lain artinya tidak mengulang dalam ayat-ayat selanjudnya. Setiap pertanyaan – pertanyaan tampak di telingah Petrus sebenarnya merujuk pada “kasih persaudaraan, Fileo” kita semua orang – orang percaya memiliki kasih pribadi dari hati bagi Yesus dan pengabdian kepada-Nya. Sebenarnya yang muncul disini bukan menggunakan kata bendah (Kasih) tetapi kata kerja yaitu “mengasihi” karena ayat yang lebih terpopuler Yohanes 3:16, menjelaskan begitu Allah mengasihi dunia, kata kerja ini, ((((((, agapao. Ternyata puncak percakapan antara Nikodemus dengan Tuhan Yesus hampir sama dengan Petrus. Sehingga pengembangan pokok ini dapat menguaraikan bahwa memang Allah mengasihi kita dengan kasih yang spontan dan tidak tergantung kepada sikap dan kelakuan kita, tetapi kebenaran ini tidak terkandung dalam kata, ((((((, agapao karena istilah yang sama dipakai untuk menceriterakan kasih Allah dan kasih manusia, (((((, Fileo. Kadang juga dikatakan bahwa kasih ((((((,agapao, sedangkan kasih  ((((( filio adalah aksih yang bersyarat, namun keduanya dipakai mengenai kasih yang bersyarat, yaitu ((((((, agapao dalam pasal 10:17 dan ((((( Filio pasal 16:27. Demikian juga kadang dikatakan bahwa kasih ((((((, agapao adalah kasih yang mulia, yang sifatnya ilahi, sedangkan kasih (((((, fileo adalah kasih manusia, tetapi dalam pasal 3:19, manusia mengasihi sesama saling mengasihi; saling mencintai; saling menyayangi:, ((((((, agapao kegelapan, suatu kasih yang sama sekali tidak ilahi. Setelah mengamati semuanya ini, kedua kata ini semuanya artinya yang sama.

Bahasa Yunani dari kata kasih dalam ayat diatas adalah êgapêsen yang merupakan kata kerja - dalam bentuk aorist active indicative - third person singular, kata ini berasal dari kata αγαπαω - 'AGAPAÔ', mengasihi. αγαπη – AGAPÊ. Allah telah lebih dahulu mengasihi kita, dengan Kasih-Nya melalui Yesus bagi kita. Maka kita yang taat pun mengasihi Dia, seperti Allah mengasihi kita, bukan hanya dengan terbatas teori saja, wujud kasih itu adalah bahwa Tuhan Yesus dan Allah Bapa akan datang kepada mereka yang menuti firman-Nya, dan lagi pula mereka akan diam bersama- sama dengan orang itu. Orang – orang yang tidak mengasihi Yesu, ia tidak menuruti firman-Ku, Yoh 14:24). Kebenaran ini penting dan berasal dari Allah Bapa. 1Yoh 3:16  Dengan jalan inilah kita mengetahui cara mengasihi sesama, Fileo: Kristus sudah menyerahkan hidup-Nya untuk kita. Sebab itu, kita juga harus menyerahkan hidup kita untuk saudara-saudara kita! Kiasan kasih seperti saudara, melainkan kasih dari mereka yang disatukan dalam persaudaraan Kristen (adelfotes,1Pet 2:17; 5:9; bnd kata sifat filadelfos,  1Pet 3:8). Di luar tulisan-tulisan Kristen (mis 1 Makabe 12:10, 17) filadelfia hanya dipakai bagi orang dari satu keturunan. Dalam PL, ‘saudara’, seperti juga ‘tetangga’, berarti ‘rekan Israel’ (Im 19:17 dst; bnd Kis 13:26). Yesus meluaskan arti kasih kepada sesama manusia ( Mat 5:43-48; Luk 10:27-37), tapi Ia juga menetapkan kasih khusus antara sesama Kristen yang dimaksudkan oleh kata filadelfia (bnd Rom 8:29), karena Ia menyebut pengikut-Nya adalah saudara-Nya (Mr 3:33 dst; Mat 28:10; Yoh 20:17) dan mereka bersaudara semua (Mat 23:8;Luk 22:32).


Dalam Kitab PB muncul disana, ada tiga obyek "mengasihi" yaitu :

Luk 10:27  Jawab orang itu: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." Jadi ada tiga obyek mengasihi yang Firman Tuhan ajarkan, yaitu:

Mengasihi Tuhan Allah. Hal ini perintah yang pertama dan yang terutama, yang harus kita lakukan. Allah sudah terlebih dahulu mengasihi kita, untuk itulah kita harus mengasihi Allah.

Mengasihi sesama manusia. Mengasihi sesama manusia,  mungkin adalah hal yang mudah kita lakukan, tetapi bagaimana mengasihi sesama yang jahat kepada kita? Tentu hal ini sangat sulit, tetapi Firman Tuhan dengan tegas mengatakan, kita harus mengasihi kepada mereka yang membenci kita, walaupun mereka membenci.

Mengasihi diri-sendiri. Mengasihi diri sendiri sering terlupakan, karena memang tidak secara langsung Alkitab mencatatnya. Mengasihi diri sendiri bukan berarti mementingkan kepentingan diri sendiri, tetapi lebih kepada penerimaan diri, Karena masih banyak orang yang tidak bisa menerima dirinya sendiri dari fisik, latar belakang keluarga, kemampuan, dll.  

Semua orang yang beriman sungguh kepada Kristus Yesus harus mengasihi sesame saudara seiman, 1Tes 4:9-10) dengan kasih sungguh – sungguh, penuh kemurahan, dan kelemah lembutan. Kita harus saling menghormati, menghargai sungguh-sungguh hal- hal yang baik dari semua orang – orang percaya, (Yoh 13:34-35). Hal ini adalah sebuah hubungan yang berlaku diantara anggota – anggota jemaat, Roma 12:10). Kasih Kristus terhadap anak – anak merupakan contoh yang patut diteladani, Ef 5:1-2). Dalam praktik kasih timbale balik ini merupakan bukti Iman yang sejati, 1Yoh 2:9-11). Kasih adalah pokok utama dalam tulisan Yohanes dan kasih timbale – balik antara bapa dan Anak, Yoh 16:28. Harus tercermin dalam kehidupan para murid, Yoh 17:26; pada akhir injil Yohanes Petrus membalikan ketiga penyangkalannya terhadap Yesus dengan tiga pernyataan kasihnya kepada Yesus. Surat – surat Yohanes tetap mempertahankan keutamaan kasih (tidak ada perintah baru, 1Yoh 2:7).

AGAPAÔ/AGAPE,:  artinya kasih yang tanpa perhitungan dan tanpa peduli orang semacam apapun yang dikasihinya. Ayat yang terkenal, yaitu Yohanes 3:16. PHILEÔ:  berarti kasih sayang yang sejati antar sahabat dekat.  Sebaiknya prasaan ini harus kita terima kisah – kisah mengenai hubungan Petrus dengan Tuhan Yesus sebagai pelayaran Rohani bagi kita masing – masing. Dan perkataan ini sungguh menolak preasaan irihati, serta kebiasaan untuk membandingkan orang – orang lain, yang di luar kehendak Tuhan Yesus. Ayat Yohanes 21: 18  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki." Dalam pasal 13:36; Tuhan Yesus menjawab Petrus dengan berkata: “ ke tempat Aku pergi, engkau tidak dapat mengikuti Aku sekarang, tetapi kelak engkau akan mengikuti Aku.” Nas ini merupakan nubuatan yang kedua mengenai kematian Petrus. Karena pakaian mereka berjela – jela, sebelum mereka keluar jalan – jalan, mereka mengikat pakaian itu dengan ikat pinggang supaya lebih mudah berjalan. Ekspresi ini menunjukan bahwa seseorang yang bebas berjalan kemana saja. 

Sebagai bandingan dengan keadaan Petrus waktu dia masih muda, ada ekspresi yang agak samar – samar yang diartikan dalam ayat berikut. Sesudah Petrus menjadi tua, dia hanya mengulurkan tangannya. Dan menurut beberapa bapa gereja awal, penyataan ini merujuk pada kisa penyaliban. Tampaknya ungkapan orang lain akan mengikat engkau merujuk pada kebiasaan bahwa orang yang di salibkan di haruskan memikul bagian Salib yang horizontal sampai menuju kepada tempat penyaliban. Ungkapan membawa engkau ke tempat tidak kau kehendaki merujuk pada waktu Petrus dipaksa memikul kayu Salib bagian horizontal ke tempat penyaliban.  Orang lain mengikat Petrus  dengan ikat pinggang  pada waktu Petrus di ikat pada Salib itu. Menurut Tertullian, Petrus di salib di Roma pada waktu Nero bertahkta sebagai Kaisar. Menurut Eusebius, origen berkata bahwa Petrus di Salibkan dalam posisi kepala diBawah, (tampaknya karena dia merasa tidak layak di salibkan sama seperti Tuhan Yesus).

Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan. (I Korintus 13:4-8a)




BAB III


Kesimpilan

Kedua kata kasih yaitu “agape dan Filio”  merupakan dua unsur kata yang berbedah penyebutan, tapi sama tujuannya, yang sering paling menonjol dalam kitab Yohanes, dan 1-3 Yohanes adalah tentang Kasih Agape, semuanya menuju pada hakekat Allah yang sempurna. Dan kasih agape juga tekanannya selalu bermuarah kepada kasih Tuhan Allah kepada kita melalui karya Tuhan Yesus Kristus. Sedangkan kasih Filio muncul di kitab Yohanes 21:15…. Adalah hubungan persahabatan Tuhan Yesus dan Petrus, sebagai tali persahabatan yang akrap untuk menjadi pengikut-Nya atau disebut rasul-Nya. Bahkan kasih agape dan kasih filio terjadi timbal balik yaitu Tuhan Allah memberikan Anak-Nya kepada kita yaitu Kasih Agape, agapao sedangkan filio ialah dimana  dalam persahabatan saat Rasul Petrus dan Yesus makan bersama waktu itu, Yesus Lebih menyelidiki hati Petrus, apakah benar – benar ia mengasihi Yesus atau tidak.  

Jadi kasih agape dan Filio sebenarnya sama arti, yaitu saling mengasihi, persahabatan yang erat, atau persaudaraan yang utuh. Hubungan persahabatan adalah sebuah mata rantai yang tidak dapat dipisahkan yaitu yang sering ditunjukan melalui sikap dan tindakan yang baik. Karena persahabatan adalah sebuah nilai yang sangat baik untuk saling memperlengkapi dalam setiap kebutuhan dan kekurangan; Amsal 17:17 seorang sahabat menaruh kasih setipa waktu, dan menjadi seorang sudarah dalam kesukaran. Perjanjian antara rasul Petrus dan Tuhan Yesus adalah sesuatu yang tidak mudah dipisahkannya, dan pada akhirnya juga Rasul Petrus ikut di salibkan di Roma dengan pandangan kepada menuju ke bawa. Itu sebabnya Yesus memberikan atau menaruh kasih kepada rasul Petrus.  








DAFTAR PUSTAKA




___________ (LAI) Lembaga Alkitab Indonesia 2013


______ALKITAB PENUNTUN, HIDUP BERKELIMPAHAN “Full Life Istudy Bible” 2000


SABDA (OLB – Versi Indonesia 4.30)

Browning F. R. W  :KAMUS ALKITAB, Dictionary Of The Bible: Paduan Dasar Ke Dalam Kitab – Kitab, Tema, Tempat Tokoh, Dan Istilah Alkitab, 2002.

Newman JR  Barclay M.. KAMUS YUNANI – INDONESIA Untuk Perjanjian Baru.. 2002

MORRIS LEON :  TEOLOGIA PERJANJIAN BARU.  1996.

HAGELBERG  DAVE: Tafsiran Injil Yohanes Pasal 13 – 21 Dari Bahasa Yunani 2004

HAGELBERG  DAVE: Tafsiran Injil Yohanes Pasal 1 – 5 Dari Bahasa Yunani 1999

HAGELBERG DAVE: Tafsiran Injil Yohanes Pasal 6 –12  Dari Bahasa Yunani 2001




                        Oleh :


 Nama            :Otniel Silak

  NIM            :     20120707

Tingkat/Semester   :    IV/II


Malang, Mei , 2020

Kamis, 25 Maret 2021

Hari yang di tungguh-tungguh

 

Perayaan ulang tahun


Bersama sahabat-sahabatku




  Oka Otniel S silak

Happy birthy day

Siapa sih yang nggak suka mendapatkan kejutan atau hadiah di hari ulang tahunnya? Sepertinya hampir semua orang pasti menyukainya ya, Oka. Ulang tahun memang jadi momen spesial untuk setiap orang. Bukan hanya bagi orang yang berulang tahun saja nih, tapi juga untuk orang terdekat mereka.


Di dalam setiap kehidupan kita pasti masing-masing punya kisah-kisah menarik membuat kita merasa suka cita, bersenang-senang, dan lebih lagi ialah ketika kita berkumpul bersama orang-orang yang kita cintai. Apa lagi di hari kebahagiaan yang sering di tunggu -tunggu, biasanya terjadi hanya setahun sekali, (ulang tahun) siapa yang mau tenang, kalau belum ada seorang pun yang tidak mengucapkan, "happy birth day," atau selamat ulang tahun! Pasti kecewa, marah kepada papa, ibu, ataupun keluarga lainnya; terkadang juga kepada sahabat yang paling dekat. 

Kalau belum ada yang mengucapkan, hanya kata happy birth day, itu saja terkadang meluapkan amarahnya hingga berlebihan. Namun, sudara saya di ingatkan kembali dengan sebuah cerita yang sangat amat menarik oleh sahabat saya. Tentang hari ulang tahun seorang bocah yang berusia _+ 10th. Bahwa Menurut cerita orang tuanya, anaknya itu terkadang ulang tahun hanya dua tahun se kali. Wao, saya kaget.. Masa kok bisa? Jawabannya ia, karena kelahiran seorang bocah ini, dia lahir di tgl yang kancil yaitu bulan Februari tgl 29. Bulan ini agaknya ane-ane, setahun kemudian biasanya ada tglnya itu sampai 28, kadang juga sampai 29, dan seorang bocah ini, sering ke dua orang tuanya selalu saja memberikan kejutan secara tiba-tiba di waktu yang tidak di duga oleh sang anak itu. Siapa mau menerima dengan sebuah kenyataan ini? Pasti ada yang mau tapi ada juga tidak, sebab saat melihat teman-temannya berulang tahun, siapa yang tidak pernah dekdegan? Pasti semua dong. Kalau kita melihat kisa si bocah tadi ada sedihnya, sebab hari kebahagiaan itu datangnya hanya sekali dalam dua tahun. 


Ada banyak kisah-kisah yang amat menarik sering kali kita ikuti melalui berbagai media di hari-hari ulang tahun saat menambah usianya, atau ulang tahun pernikahan juga. Memang ulang tahun adalah hal yang wajar, dan itu adalah sebuah rasa syukur yang di lakukan oleh setiap orang, baik dimulai dari sejak lahirnya sampai oma, opa. Setiap keluarga akan merasa suka cita kalau di berikan anugerah usia lagi, oleh TUHAN yang maha kuasa. Di balik semuanya musti Tuhan mempersiapkan segala sesuatu yang terbaik di sana. Itulah hari yang dinanti-nanti oleh semua orang. 


Tapi, sayangnya ada seorang anak bocah yang berusia 7 tahun, yang barusan berulang tahun pada tanggal 19 Maret 2021, genap 7 tahun; dia tidak seberuntung teman-teman di luar sana, kehidupannya sangat amat sederhana, dari keluarganya juga hidupnya pas-pasan. Namun, sayangnya di setiap ulang tahunnya, sang ayah nggak pernah hadir, dia hanya selalu menerima sebuah tulisan dalam kertas kecil yang berbunyi, "happy birth day, anakku papa belum bisa hadir di hari kebahagiaan mu, karena papa lagi sibuk, pasti kamu menjadi pria yang lebih kuat, dari pada ayahmu ini." Kata-kata yang sama pernah kirim juga sebelum-sebelumnya, dan si bocah ini selalu saja merasa penasaran posisi ayahnya itu, di mana si posisi ayahku sesungguhnya, ia bertanya kepada sang Ibunda? 

Lalu hampir setiap ulang tahunnya sang ibu selalu merahasiakan posisi sang ayah dari pada si bocah itu. Sesudah selang waktu hampir tiga hari kemudian, semua rahasia itu terungkap, kalau si bocah yang berusia 7 tahun tadi adalah anak angkat yang di temukan dari tempat pembuangan sampah-sampah, yang di temukan oleh seorang gadis yang bermurah hati, dan dengan diam-diam ia selalu membesarkannya seperti anaknya sendiri, bahkan orang-orang di sekitarpun belum sama sekali tahu posisi anak ini. Ternyata, eeee..... Setiap kata-kata tadi adalah hanyalah sebuah karangan dari ibu angkatnya untuk  membuat anak ini semangat dalam pertumbuhan. Kemudian Anak tersebut, memeluk ibunya dan ia berkata, "mengapa ibu selama ini membohongi aku, bu....😭😭? Sambil nangis dengan suarah kerasnya! Dimana ayahku...? Lalu ibunya menjawab, sayang anakku, ceritanya panjang kita akan lanjut kan  ceritanya nanti........ Pasti anda pun merasa terharu bukan? Apalagi ada orang bisa mengadopsi dan memelihara anak orang lain sebagai anaknya sendiri; ini adalah belas kasihan yang sangat amat tinggi. Jadilah orang-orang yang baik di tengah-tengah orang baik lainnya. 


Saya pun merasakan suka cita yang sama, tamba terharu. Ketika Tuhan telah menambahkan usia saya di tanggal 19 Maret 2021 lalu. Dimana Allah telah memberikan sebuah kesempatan untuk menikmati anugerahNya yang amat indah itu. Ulang tahun adalah sebuah hadiah yang tiada nilainya, biasanya di rayakan dengan berbagai gaya hidup kita, sesuai kondisi yang ada. Puji Tuhan, tepat tgl 19 Maret hari jumat adalah puncaknya dimana hari penantian itu telah tiba. Dengan campur tangan Tuhan yang maha besar, sayapun sudah mencapai usia yang sangat dewasa, itu semuanya oleh karena karya dan kemurahan Tuhan Yesus. 

Aku ingat sebuah lagu yang sering di nyanyikan oleh jemaatku di gereja, "hidup ini adalah kesempatan," ya memang hidup kita adalah kesempatan, mari kita manfaatkan dan menjadi yang terbaik, selama masih mudah. Jangan pernah datang kepada Tuhan di waktu opa-opa, atau tua, sebab usia tua adalah relatif singkat. Usia mudah adalah kesempatan yang amat indah untuk kita menjadi saksi bagi Tuhan Yesus, di mana saja, dan kapan saja. Jangan kita sia-siakan kesempatan yang Tuhan mempersiapkan bagi kita. 


Dalam momen ulang tahun ku ini aku juga pernah medapatkan sebuah tulisan menarik, dari sahabat-sahabatku banyak, tapi dua kata yang amat menarik disini adalah: 

1. Barakallah fii Umrik nare. Selalu dalam pelayanan pak pendeta Tuhan Yesus memberkati, hormat.


 2. Tak ada harta apa pun yang berharga jika dibandingkan denganmu, Abang. Kamu adalah perhiasan mutiara terindah dan tercantik di jagad raya. Perhiasan hati kami, selamanya kami selalu menyayangimu, Abang. Semoga kehidupanmu selalu sentosa, bahagia selamanya, dan diberikan segala berkat dari Tuhan Yesus. 


Yang menjadi landasan dalam hidup saya selama ini adalah. Aku tidak pernah takut untuk mati. Tapi aku selalu takut kalau hidup saya jangan sampai selalu sia-siakan, dengan hal-hal duniawi."

Motoku: "Tuhan Yesus utuslah aku ke tepi api Neraka, agar aku membawa kembali kepada-Mu orang-orang yang ada di pinggiran api sana."  (Matius 28:19-20). 


Tuhan Yesus memberkati, 

Happy birth day, 

Oka Otniel Silak. 




Senin, 18 Januari 2021

SEJARAH SINGKAT TENTANG INJIL MASUK DI TANAH PAPUA KHUSUS DI WILAYAH GIDI


GEREJA INJILI DI INDONESIA GIDI, WILAYAH JASUMBAS 
                           KLASIS  JAWA TENGAH
Hut Perayaan Injil Masuk Yang Ke: 67 Tahun, Gereja GIDI
Digabungkan dari Berbagai Kalangan Mahasiswa/i Oikume Di Kota Malang 2020    

Minggu, 17 Januari 2021

SIAPA YESUS

SIAPA YESUS ?

 

Yesus mati. Dia bangkit dari kematian. Dunia pun berubah selamanya. Namun, mengapa Yesus mati, dan apa makna kebangkitan-Nya? Apa yang berubah dari dunia ini? Bagimana kematian dan kebangkitan-Nya mempengaruhi hidup kita saat ini?

Kematiaan seseorang baru memiliki arti penting bagi kita apa bila pribadi tersebut adalah seorang yang kita kenal atau tahu. Arti penting kematian Abraham Lincoln baru terasa ketika kita memahami siapa Lincoln, dan hal yang sama juga berlaku untuk Bunda Teresa serta tokoh –tokoh bersejarah lainnya. Tidak hanya kehidupan mereka yang mengubah dunia, tetapi juga kematian mereka.

Jika dilihat semata – mata dari sudut pandang sejarah umat manusia, tidak ada tokoh yang hidupnya begitu mengubah dunia seperti Yesus. Biografi tentang Dia lebih banya ditulis dari pada biografi tokoh-tokoh lain (Lincoln di peringkat ke dua). Bahkan, empat biografia pertama tentang Yesus (Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes dalam perjanjian baru) merupakan salah satu alasan penting mengapa Alkitab menjadi buku terlaris sepanjang masa.

Tidak ada pengajaran yang memberi dampak lebih besar dari budaya, politik, moralitas, keadilan, filsafat, dan karakter manusia dari pada pengajaran Yesus Kristus. Pengajaran moral-Nya – seperti aturan emas, (Matius 7:12) dan pentingnya belas kasihan serta pengampunan – menjadi pedoman bagi milyaran orang di dunia. Yesus bahkan masih menetapkan standar yang tidak sanggup di capai oleh manusia modern masa kini, seperti: bagimana kita bisa mengasihi musuh kita? Apakah kita harus berdoa bagi pihak – pihak yang menganiaya kita? (Sumber: Our Daily Bread Ministries)

Selain itu, bagimana kita dapat memahami perkataan Yesus tentang diri-Nya sendiri? Dia datang untuk menyingkapkan sosok Allah bagi kita. Dialah Allah  Anak yang telah ada sejak permulaan zaman. Oleh Dialah, Allah Bapa menciptakan dan merancang seluruh alam semesta, termasuk umat manusia. Demi merekalah Yesus snediri kemudian mengambil rupah sebagai manusia. Jika kita mempercayai semua pernyataan tersebut, maka tidak pelak lagi, Yesus Kristus adalah pribadi yang paling berarti yang perna ada di muka bumi ini.

Ketika menyadiri bahwa pribadi yang oleh-Nya manusia di citakan itu mati sebagai manusia, kita pun mulai melihat keagungan peristiwa tersebut. Bahkan, ketika kita memahami siapa Yesus, kita tidak akan terkejut mengetahui Dia akan bangkit dari kematian. Namun, luar biasanya, Dia benar – benar mati bagi kita yang berdosa ini!   Bagimana mungkin sang pencipta di bunuh oleh ciptaan-Nya sendiri?

Kasihlah jawabannya. Pemberian dalam rupa Anak Allah yang kekal merupakan puncak pernyataan Kasih-Nya. Yesus memilih untuk mengambil rupa manusia dan menyerahkan nyawaNya supaya kita yang berdosa, memberontak, dan angkuh, dapat diperdamaikan dalam hubungan Kasih dengan Bapa kita di sorga – Sang pencipta dan Hakim kita. Yesus datang untuk mati supaya kita beroleh hidup. Kematian-Nya member kita hidup karena Dia Allah. dia datang kepada kita. Dan menjadi sama seperti kita supaya dapat membawa kita pulang bersama-Nya.


Yesus Datang Untuk Mati Supaya Kita Beroleh Hidup. Kematian-Nya Memberi Kita Hidup Karena Dia Allah.

Jika kematian Kristus hanya dapat dihargai dengan memahami siapa diri-Nya, demikian pula dengan kebangkita-Nya dari kematian. Lazarus dibangkitkan dari kematiannya (oleh Yesus), tetapi kebangkitannya tidak mengubah nasib umat manusia. Namun. Ketika Yesus dibangkitkan, Dia menahklukan musuh terbesar manusia – yaitu kematian itu sendiri. Dia bangkit maklukan kematian dan maut tidak lagi berkuasa atas Dia.

Yesus berjanji, suatu hari nanti Dia akan memanggil keluar dari kubur dan kita akan benar – benar hidup kembali. Tubuh kita akan dibangkitkan seperti tubuh-Nya. Maut tidak akan lagi mempunyai kuasa atas kita. Maut akan mati. Pribadi terbesar mengalami kematian terkeji supaya pada akhirnya kita akan menikmati kekekalan hidup bersama-Nya. Pada paskah kali ini, carilah Yesus, yang terlebih dahulu datang untuk mencari kita.

                                                                      

                                                               Penulis:  Oka Otniel Silak 

 

 

 

 

Kamis, 14 Januari 2021

CARA MEMPERSIAPKAN KERANGKA KHOTBA EKSPOSITORI YANG BAIK


CARA MEMPERSIAPKAN KERANGKA KHOTBA EKSPOSITORI YANG BAIK



Pendahuluan

       Ilmu berkhotbah, sering disebut Homiletika, adalah sebuah pelajaran yang memadukan antara seni dan metode untuk menyampaikan firman Allah secara baik dan benar. Homiletika dari dua kata Yunani homilia (pidato, khotbah) dan tekne (teknik, keterampilan). Berkhotbah adalah suatu karunia rohani dari Roh Kudus. Namun, bisa dipelajari dan bisa dilatih.

 

Bentuk Khotbah Ekspositori

       Khotbah Ekspositori adalah bentuk khotbah yang mengupas nas Alkitab berdasarkan konteksnya. Yang dimaksud konteks adalah nas sebelum atau sesudah dari nas yang akan dikhotbahkan, atau latar belakang dari nas sampai kitab tersebut. Berikut tujuh langkah dalam menyusun khotbah ekspositori:

 

Langkah I: Memilih Nas Khotbah

       Sebelum persiapan membuat khotbah, yang sangat penting adalah menentukan nas Alkitab yang akan dikhotbahkan. Memilih dan menentukan nas yang tepat akan menjadi "menu" makanan rohani yang mudah dimasak dan lezat untuk dihidangkan.

 

Cara memilih nas Alkitab:

Dengan berdoa memohon pimpinan Roh Kudus.

Hubungan pengkhotbah dengan Tuhan akan menemukan kepekaan kehendak-Nya.

 

Dengan menyelidiki nas yang sudah memberkati.

Hubungan pengkhotbah dengan pengalaman akan menghidupkan pemberitaannya.

 

Dengan menyesuaikan kebutuhan pendengar.

Hubungan pengkhotbah dengan sesama akan menjadikan khotbah mem-"bumi".

 

Dengan mencari sesuai tema yang diminta.

Hubungan pengkhotbah dengan perkembangan zaman khotbahnya akan akurat.

 

Dengan mempertimbangkan kemampuan pengkhotbah.

Hubungan pengkhotbah dengan proses pembelajaran akan menjadi khotbah yang relevan.

 

Dengan satu kesatuan nas yang logis dan praktis. 

Khotbah adalah mengomunikasikan hubungan pengkhotbah dengan Alkitabiah

Perhatikan nas dalam konteks dekat dan konteks jauh.

Perhatikan latar belakang sejarah kitab.

Gunakan metode penafsiran induktif bukan deduktif.

Hal yang perlu diwaspadai dalam memilih nas:

Jangan memilih hanya nas-nas yang sudah terkenal.

Jangan hanya biasa dengan kitab Perjanjian Baru atau Injil-injil, pelajarilah Perjanjian Lama.

Jangan memilih karena ada "pesan sponsor" atau karena motif khus

Jangan memilih karena nas yang hanya menjadi kesukaan pribadi.

Jangan menentukan nas hanya karena pengalaman pribadi.

Contoh memilih nas khotbah

Nas        Alasan memilih nas tersebut

Lukas 5:1-11       Karena nas ini sudah memberkati secara pribadi.

Yohanes 2:1-11 Karena sesuai kebutuhan pendengar.

Mazmur 90         Karena sesuai tema untuk khotbah akhir tahun.

Mazmur 133       Karena terpanggil untuk menyampaikan.

Nehemia 1          Karena tertark dengan biografi tokoh doa.

Latihan memilih nas khotbah

       Pilihlah lima nas yang memiliki satu kesatuan logis (satu kesatuan pikiran) dan praktis (bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari). Berilah alasan mengapa nas tersebut dipilih.

 

Langkah II: Membuat Tema Khotbah

       Setelah memilih nas, bacalah nas berulang-ulang kali, kemudian ringkaslah nas tersebut menjadi satu kalimat. Kalimat hasil ringkasan nas ini disebut tema khotbah. Satu nas bisa muncul menjadi beberapa tema, tetapi pilihlah salah satu tema yang sangat dominan, di mana tema tersebut adalah hasil dari ringkasan nas, dan tema tersebut akan menjelaskan nas.


Contoh membuat tema khotbah

Nas        Kemungkinan tema khotbah yang bisa dipilih

Lukas 5:1-11       Mukjizat Itu Nyata

Berkat yang Melimpah-melimpah

Menjadi Orang yang Istimewa di Hadapan Tuhan

Yohanes 2:1-11 Menghadirkan Yesus dalam Keluarga

Keluarga yang Diberkati

Tuhan Memberi yang Terbaik

Mazmur 90         Memanfaatkan Waktu dengan Bijaksana

Mazmur 133       Rukun itu Indah

Nehemia 1          Doa yang Mengubah Keadaan

Latihan membuat tema khotbah

       Pilihlah tiga nas Alkitab, masing-masing nas buatlah tiga tema khotbah. Kemudian pilihlah satu tema saja, dan berilah alasan mengapa tema tersebut dipilih.

 

Langkah III: Membuat Kalimat Peralihan

       Kalimat peralihan adalah sebuah kalimat yang akan menjembatani atau menjabarkan tema khotbah ke dalam nas Alkitab. Dalam kalimat peralihan terdiri dari: tema khotbah + kata bantu + kata kunci + kata tanya.

       Memakai kalimat peralihan harus mempersiapkan jawabannya dari kata kunci tersebut di dalam nas. Jika kata kunci syarat-syarat, pastikanlah Ialam nas berisi syarat-syarat. Jika kata kunci langkah-langkah, pastikanlah bahwa dalam nas ada langkah-langkah. Kemudian pakailah kata tanya. Dan, pastikanlah jawabannya ada di dalam nas.

 

Contoh membuat kalimat peralihan (1)

P1.jpg

 

Contoh membuat kalimat peralihan (2)

P2.jpg

 Kata kunci selalu jamak, untuk diulang-ulang saat transisi dari pokok besar satu ke pokok besar lainnya. 


DAFTAR KATA KUNCI

Alasan-alasan    Kebenaran-kebenaran  Peraturan-peraturan

Bukti-bukti          Keputusan-keputusan   Prioritas-prioritas

Bahaya-bahaya Keuntungan-keuntungan             Pelajaran-pelajaran

Berkat-berkat    Kekurangan-kekurangan              Peringatan-peringatan

Cara-cara             Kesan-kesan      Perintah-perintah

Ciri-ciri  Kebutuhan-kebutuhan Syarat-syarat

Dosa-dosa           Kesalahan-kesalahan     Sikap-sikap

Faedah-faedah Langkah-langkah              Tugas-tugas

Faktor-faktor     Masalah-masalah             Teguran-teguran

Janji-janji             Nasihat-nasihat                Unsur-unsur

Daftar kata kunci bisa ditambahkan sesuai kebutuhan

       Dalam membuat kata tanya, pastikanlah Anda sudah memikirkan jawabannya di dalam nas yang akan dikhotbahkan. Ada enam kata tanya. Dan, dalam satu khotbah hanya menggunakan satu kata tanya. Contoh penggunaan kata tanya, dan kaitannya dengan kata kunci.

 

Kata tanya           Jawaban

Apakah langkah-langkahnya?     Langkah-langkahnya: 1,2,3, dst.

Bagaimana cara menerapkan prinsip-prinsip?     Prinsip-prinsipnya: 1,2,3, dst.

Mengapa rukun itu indah?           Karena berkat-berkat: 1,2,3, dst.

Siapakah yang bijaksana?             Yang memiliki nilai-nilai: 1,2,3, dst.

Di mana Gembala menjaga domba-Nya?              Tempat-tempat: 1,2,3, dst.

Kapan Tuhan mengatur kita?      Dalam waktu-waktu: 1,2,3, dst.

Latihan membuat kalimat peralihan

       Pilihlah tiga nas, misalnya dari Lukas 5:1-11, Yohanes 2:1-11, dan Mazmur 90. Buatlah tema khotbah, dengan kalimat peralihan. Dan juga persiapkan kata tanyanya.

 

Langkah IV: Membuat Pokok Besar

       Pokok besar adalah ide-ide dari bagian-bagian nas yang akan dibuat dalam bentuk ringkasan yang disesuaikan dengan tema khotbah dan kata kunci (jamak). Pokok besar ini juga menjadi jawaban dari kata tanya dalam langkah 3.

 

       Pokok besar yang baik akan memperhatikan unsur-unsur:

 

Satu kata atau kalimat yang sejajar sesuai kata kunci. Jika kata kuncinya perintah, pokok besarnya berisi perintah-perintah. Jika kata kuncinya langkah, pokok besarnya berisi langkah-langkah.

Satu kata atau kalimat yang mudah dimengerti dan relevan.

Pilihlah yang unik (contoh: kesamaan huruf, bunyi), mudah diingat, relevan.

Kreatif dan bersumber dari bagian-bagian nas.

Setiap pokok besar harus dicantumkan asal ide, atau kutipan ayat dari nas.

       Ingat! Kata kunci harus jamak, harus diulang-ulang saat transisi dari pokok besar satu ke pokok besar lainnya.

 

Contoh membuat pokok-pokok besar (1)

Nas Alkitab         :               Nehemia 1

Tema khotbah   :               Doa yang Mengubah Keadaan

Kalimat peralihan             :               Doa yang mengubah keadaan dengan mengikuti langkah-langkah dalam Nehemia 1:1-11. Apa langkah-langkahnya?

Doa dengan terbeban

"Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit" (Nehemia 1:4).

Doa dengan merendahkan diri

"Duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa" (Nehemia 1:4). Juga, "Dengan mengaku segala dosa yang kami orang Israel telah lakukan" (Nehemia 1:6).

Doa dengan berusaha

"'Ya, Tuhan, berilah telinga kepada doa hamba-Mu ini dan kepada doa hamba-hamba-Mu yang rela takut akan nama-Mu, dan biarlah hamba-Mu berhasil hari ini dan mendapat belas kasihan dari orang ini.' Ketika itu aku ini juru minuman raja" (Nehemia 1:11)

Contoh membuat pokok-pokok besar (2)

Nas Alkitab         :               Yohanes 2:1-11

Tema khotbah   :               Keluarga yang Diberkati Tuhan

Kalimat peralihan             :               Keluarga yang diberkati dengan mengikuti langkah-langkah dalam Yohanes 2:1-11. Apa langkah-langkahnya?

Mengundang Yesus

"Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu" (Yohanes 2:2).

Menaati firman Tuhan

"Apa yang dikatakan kepadamu, lakukanlah [taatilah] itu" (Yohanes 2:5).

Memanfaatkan potensi

"Di situ ada enam tempayan ..." (Yohanes 2:6).

Melangkah dengan iman

"Kata Yesus kepada mereka, 'Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pernimpin pesta.' Lalu mereka pun membawanya"

(Yohanes 2:8).

Latihan membuat pokok besar

       Pilihlah dua nas, misalnya Lukas 5:1-11 dan Yohanes 2:1-11. Buatlah pokok-pokok besar. Buatlah mulai dari langkah pertama sampai langkah keempat (tema, kalimat peralihan, pokok besar).

 

Langkah V: Membuat Pokok Kecil

       Maksud membuat pokok-pokok kecil adalah menjelaskan pokok-pokok besar dengan dukungan nas dan uraian-uraian sesuai tema khotbah.

 

Pokok kecil biasanya terdiri empat bagian:

Menjelaskan

Pokok kecil menjelaskan pokok besar dengan ide-ide nas yang didapat dari "kata", "frasa", atau "ayat". Jika ada kata yang memerlukan arti atau definisi, harus dijelaskan menurut kamus atau Ensiklopedia.

Menguraikan

Pokok kecil menguraikan pokok besar dengan dukungan ayat terdekat, konteks terdekat. Bisa dipakai Buku Tafsiran Alkitab.

Menggambarkan (ilustrasi)

Pokok kecil menggambarkan pokok besar dalam bentuk nyata, riil. Dalam hal ini bisa dipakai ilustrasi (cara membuat ilustrasi akan dijelaskan lebih lanjut).

Menerapkan

Dalam pokok kecil harus diberi contoh penerapan yang bisa dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan hares bersifat spesifik, praktis, riil, relevan.

Cara membuat ilustrasi khotbah

Sumber ilustrasi: Kisah dari tokoh Alkitab, majalah, koran, tayangan televisi, alam sekitar, benda-benda sekitar, biografi tokoh, kata-kata bijak, pengalaman riribadi, pengamatan, data-data statistik, dramatisasi, riwayat lagu, karya sastra, karya seni, dan lain-lain (ilustrasi khotbah sebaiknya bersifat ilmiah dengan mencantumkan data atau sumbernya).

 

Cara mengoleksi ilustrasi: Membuat kliping dari potongan koran, majalah; Mengumpulkan berdasarkan: abjad atau tema; Membuat filling card (memotong dalam ukuran amplop dibuat seperti menyusun katalog); Mengumpulkan benda, alat peraga: tali, lilin, roti, dan lain-lain.

 

Pedoman penggunaan ilustrasi:

 

Ilustrasi untuk menjelaskan kebenaran pokok besar atau tema, bukan sebaliknya.

 

Ilustrasi untuk sarana menjelaskan pokok atau tema khotbah, bukan tujuan khotbah.

 

Ilustrasi sebaiknya bersifat riil atau ilmiah, bukan dongeng, atau fiksi.

 

Jangan sering menggunakan ilustrasi dari pengalaman pribadi. cerita keluarga, untuk menghindari "motif negatif dan ekses pendengar".

 

Ilustrasi bersifat membangun, bukan pelecehan, diskriminasi, kesombongan pribadi.

 

Satu ilustrasi sebaiknya dipakai untuk menjelaskan hanya satu kebenaran.

 

Waspadalah! Jangan menggunakan ilustrasi yang menarik perhatian, lucu, konyol, sensasional, menyita waktu, yang pada akhirnya akan merusak alur logika atau struktur khotbah. Dan, tidak membantu menjelaskan nas.

 

Contoh membuat pokok kecil

Nas Alkitab         :               Nehemia 1:1-11

Tema khotbah   :               Doa yang Mengubah Keadaan

Kalimat peralihan             :               Doa yang mengubah keadaan dengan mengikuti langkah-langkah dalam Nehemia 1:1-11. Apa langkah-langkahnya?

Doa dengan terbeban

"Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit" (Nehemia 1:4).

 

Menjelaskan

Nehemia orang buangan yang terhormat menjadi juru minuman raja (1:11, 2:1). Ia mendengar dari Hanani (seorang dari Yehuda yang terluput dari penawanan), bahwa kondisi Yerusalem sangat menyedihkan. Orang-orang menderita, temboknya terbongkar, pintu-pintunya terbakar (1:3). Mendengar ini Nehemia "menangis ... berkabung..." (1:4). Nehemia sangat "terbeban" atas penderitaan bangsanya, keruntuhan kota, bahkan rusaknya kota Yerusalem.

 

Menguraikan

Sebagai orang sukses, Nehemia bisa berpikir egois. Tetapi, Nehemia adalah orang yang peduli terhadap penderitaan umat Allah. Ia memikirkan masalah bangsanya sangat serius, sangat terbeban, sehingga kesedihannya terbaca dalam sikap dan raut mukanya oleh Raja Artahsasta (2:2). Nehemia terpanggil membangun Yerusalem, karena terbeban, karena terpanggil. Tanpa pamrih.

       Nehemia mengungkapkan sikap terbeban dengan doa. Dan, pada saat ditanya oleh sang raja, apa keinginannya, Nehemia tidak langsung menjawab atau meminta kepada raja, tetapi kembali berdoa. "Lalu kata raja kepadaku: 'Jadi, apa yang kauinginkan?' Maka aku berdoa kepada Allah semesta langit" (Nehemia 2:4).

 

Menggambarkan atau ilustrasi

(Tidak perlu ilustrasi, karena kisah Nehemia yang terbeban sudah jelas.)

 

Menerapkan

Doa akan mengubah keadaan, jika kita memiliki sikap hati yang terbeban secara pribadi. Tanpa rasa terbeban, tdak akan ada doa yang serius.

 

Doa dengan merendahkan diri

Memukul dada, menyiram abu di atas kepala, berjalan dengan kaki telanjang, menarik dan menggunting rambut, menyakiti dada (Kejadian 37:29-34; 2 Samuel 13:19; Imamat 10:6.). Inilah cara merendahkan diri dengan berkabung.

 

Menguraikan

Doa permohonan Nehemia sungguh-sungguh digumuli dengan merendahkan diri di hadapan Tuhan. Ia berdoa "siang dan malam" (1:6). Nehemia tidak hanya berdoa secara pribadi. tetapi melibatkan orang-orang lain juga (1:11). Nehemia sebenarnya layak sombong, karena di negeri orang lain, ia bisa berprestasi. Namun, semua prestasi dan kejayaannya harus ditanggalkan tatkala ia berhadapan dengan Allah. Nehemia merendahkan diri. Dalam doanya, ia memohon pengampunan atas dosa-dosa, baik dosa secara pribadi maupun dosa bangsanya (1:6).

 

Menggambarkan atau ilustrasi

(Tidak perlu ilustrasi, karena kisah Nehemia dalam merendahkan diri sudah jelas.)

 

Menerapkan

Jauhkan kesombongan, tidak ada faedahnya menyalahkan siapa pun, tidak baik menyesali kegagalan dan masalah di sekitar kita. Marilah saatnya kita berdoa dengan merendahkan diri di hadapan Tuhan.

 

Doa dengan berusaha

"'Ya, Tuhan, berilah telinga kepada doa hamba-Mu ini dan kepada doa hamba-hamba-Mu yang rela takut akan nama-Mu, dan biarlah hamba-Mu berhasil hari ini dan mendapat belas kasihan dari orang ini.' Ketika itu aku ini juru minuman raja" (Nehemia 1:11).

 

Menjelaskan

Nehemia mengharapkan satu hal: berhasil. Untuk berhasil, diperlukan doa dan usaha. Dalam rangka berusaha, Nehemia menggunakan potensi dan strategi yang didukung doa.

 

Menguraikan

Berusaha memanfaatkan potensi:

"Ketika itu aku ini juru minuman raja" (Nehemia 1:11). Kedudukan, jabatan adalah sebuah potensi yang bisa digunakan untuk akses hubungan yang lebih luas.

Berusaha menggunakan strategi:

Setelah raja memberi kesempatan kepada Nehemia, ia memakai strategi memohon surat rekomendasi atau surat jalan agar bupati-bupati yang wilayahnya akan dilewati memperlancar tujuannya (2:7,8).

Berusaha dengan kerja keras:

Nehemia menghadapi banyak tantangan. Dari Sanbalat yang menolak Yerusalem dibangun kembali (2:10,19; 6:1-19). Nehemia mengandalkan doa (4:9). Dan, siap berperang (4:1-23). Inilah berdoa dengan berusaha. Akhirnya, pekerjaan selesai (6:15), dan seluruh cita-cita berhasil (7:1).

 

Menggambarkan atau ilustrasi

          Hand2.jpg

Lukisan "tangan berdoa". Perhatikanlah lukisan kedua tangan tersebut bukan tangan yang lembut, melainkan tangan kasar yang berotot besar. Sebuah tangan yang berdoa, tetapi juga sebuah tangan yang bekerja keras. Latar belakang historis lukisan tersebut dimulai dari keinginan Albrecht untuk sekolah seni rupa. Namun, karena Albrecht miskin, maka ia mencari kawan untuk bekerja sama. Akhirnya, disepakati Albrecht sekolah dulu, sedangkan kawannya yang bekerja untuk membiayai. Kawan Albrecht adalah seorang yang rajin berdoa dan bekerja keras sebagai buruh kasar. Beberapa tahun kemudian Albrecht lulus, ia ingin kawannya bergantian sekolah. Saat ia mengunjungi rumah kawannya, kawannya sedang berdoa, dengan tangan kasar yang berotot besar, "Oh Tuhan, tanganku sudah menjadi kaku dan kasar. Sudah tidak bisa untuk melukis lagi. Biarlah Albrecht saja yang menjadi pelukis." Seorang yang rela berdoa dan bekerja keras bukan bagi dirinya sendiri, melainkan bagi orang lain ini telah mengubah hidup Albrecht dan diabadikan dalam lukisan tangan berdoa karya Albrecht Durer (1471-1528), yang mengilhami motto ora et labora.

 

Thomas Alva Edison (1847-1931), seorang pekerja keras, penemu terbesar dalam sejarah dunia dengan tiga ribu penemuannya. Pada usia enam tahun, ia bereksperimen mengerami telur ayam. Usia tujuh tahun, ia dikeluarkan dari sekolah karena dianggap terlalu bodoh, maka Nancy Elliot, sang ibu, mengajarkannya membaca. Setelah bisa membaca, ia membaca buku-buku ilmiah, buku sejarah, ensiklopedia. Dan, setiap kali membaca, ia juga mencoba bereksperimen. Saat remaja pendengarannya rusak karena ditampar kondektur. Ia mulai belajar telegraf, dan akhirnya memproduksi alat sendiri, serta menekuni eksperimen listrik. Dan, menemukan: stasiun tenaga listrik, lampu listrik, sistem pendistribusian listrik, dan lain-lain. Energi listrik yang membuat terang, yang menjadi daya bagi seluruh komponen elektronik. Yang kita nikmati sekarang adalah hasil penemuan keda kerasnya.

 

Menerapkan

Untuk mengubah keadaan diperlukan doa dan usaha. Tuhan adalah sumber mukjizat, tetapi tidak berarti kita pasif. Kita harus berusaha sesuai dengan panggilan kita: usaha bekerja lebih keras, melayani lebih baik, mengampuni dengan tulus, mengasihi tanpa pamrih, dan lain sebagainya. Suatu tindakan keliru, bahkan mencobai Tuhan jika kita hanya berdoa tanpa mau berusaha.

 

Latihan membuat pokok kecil

       Pilihlah dua nas, misalnya Lukas 5:1-11 dan Yohanes 2:1-11. Buatlah pokok-pokok kecil. Buatlah mulai dari langkah pertama sampai langkah kelima (tema, kalimat peralihan, pokok besar, pokok kecil).

 

Langkah VI: Membuat Kesimpulan atau Penutup Khotbah

       Kesimpulan atau penutup khotbah adalah rangkuman dari seluruh khotbah yang telah disampaikan. Isi kesimpulan meliputi: tema, kata kunci, dan pokok-pokok besar.

 

Saran dalam memberi kesimpulan

Kesimpulan bisa diisi dengan kutipan ayat emas, ilustrasi singkat, tantangan, pujian.

Jika sudah berada dalam tal-yap kesimpulan atau penutup, jangan memasukkan ide barn yang akan membuat antiklimaks.

Kalimat kesimpulan sebaiknya dikonsep sesingkat mungkin, untuk menghindari sikap mengambang, seperti pesawat yang berputar-putar tidak mampu mendarat.

Contoh membuat kesimpulan khotbah (1)

Nas Alkitab         :               Nehemia 1

Tema khotbah   :               doa yang mengubah keadaan

Kesimpulan

       Doa dapat mengubah keadaan, sudah terbukti dalam kesaksian Nehemia. Ia berdoa dengan terbeban atas keadaan bangsanya, disertai sikap merendahkan diri di hadapan Tuhan, dan berusaha menggunakan potensi serta strategi secara maksimal. Pada akhirnya, segala cita-citanya berhasil. Doa kita juga dapat mengubah keadaan.

 

Contoh membuat kesimpulan khotbah (2)

Nas Alkitab         :               Yohanes 2:1-11

Tema khotbah   :               Keluarga yang diberkati Tuhan

Kesimpulan:

       Tuhan memiliki perhatian khusus bagi keluarga. Tuhan merindukan adanya pemulihan dalam keluarga. Keluarga kita akan dipulihkan dan diberkati Tuhan, jika kita mengundang Tuhan dalam keluarga kita, jika kita menaati firman-Nya, jika kita menyadari dan menggunakan potensi kita, dan jika kita melangkah dengan iman bahwa kuasa-Nya lebih besar dari segala masalah kita!

 

Latihan membuat kesimpulan

       Pilihlah dua nas, misalnya Lukas 5:1-11 dan Yohanes 2:1-11. Buatlah dari langkah pertama sampai langkah kelima (tema, kalimat peralihan, pokok besar, pokok kecil). Kemudian buatlah kesimpulan.

 

Langkah VII: Membuat Pendahuluan Khotbah

       Pendahuluan adalah cara memperkenalkan apa yang akan dikhotbahkan. Sifat pendahuluan seharusnya: singkat, menarik, memberi minat tuk mendengar, sederhana (seperti iklan, seperti etalase toko, yang membuat orang tertarik).

 

       Sekalipun pendahuluan dalam urutan kerangka khotbah adalah urutan pertama, dalam langkah membuatnya adalah urutan terakhir, sebab pendahuluan menjadi sarana memperkenalkan isi khotbah. Karena isi khotbah harus dibuat lebih dahulu.

 

       Pendahuluan harus singkat, memiliki hubungan langsung dengan tema khotbah atau nas. Dan, memiliki hubungan langsung dengan pendengar. Hindarilah sikap atau kesan kurang siap, tidak percaya diri, kurang simpatik, kurang menguasai bahan. Atau, hindarilah sikap yang berlebih-lebihan dengan banyak janji.

 

Contoh membuat pendahuluan khotbah (1):

Pendahuluan

       Banyak masalah, yang ada di sekitar kita yang tidak mampu kita ubah baik melalui strategi, metode, kemampuan, maupun potensi kita. Bahkan, keberhasilan dan pengalaman masa lalu juga tidak bisa mengubah masalah masa kini, baik itu masalah ekonomi, keamanan, kesehatan, keluarga, dan lain-lain. Apakah ada peluang kita mengubah keadaan? Kita akan belajar dari firman Tuhan dengan tema khotbah: Doa yang Mengubah Keadaan. Bagaimana langkah-langkahnya?

 

Nas Alkitab         :               Nehemia 1

Tema khotbah   :               Doa Yang Mengubah Keadaan

Contoh membuat pendahuluan khotbah (2):

Pendahuluan

       Keluarga adalah lembaga Ilahi yang dibentuk oleh Allah. Kepedulian Yesus menghadiri pernikahan di Kana dengan melakukan mukjizat pertama-Nya, memberikan bukti bahwa Allah yang membentuk keluarga juga berkenan memberkati keluarga. Keluarga kita juga akan diberkati oleh Allah. Langkah-langkah apa saja yang perlu kita lakukan agar keluarga kita diberkati?

 

Nas Alkitab        :             Yohanes 2:1-11

Tema khotbah   :               Keluarga Yang Diberkati Tuhan

Latihan membuat pendahuluan khotbah:

       Pilihlah dua nas, misalnya Lukas 5:1-11 dan Yohanes 2:1-11. Setelah menyelesaikan langkah pertama sampai langkah keenam (tema, kalimat peralihan, pokok besar, pokok kecil, penutup). Kemudian buatlah pendahuluan khotbah.

 

Latihan membuat khotbah ekspositori secara lengkap

       Buatlah dua kerangka khotbah secara lengkap, satu dari Perjanjian Lama dan satu dari Perjanjian Baru, dengan menerapkan tujuh langkah membuat khotbah ekspositori. Setelah menyelesaikan ketujuh langkah membuat khobtah ekspositori, untuk mempersiapkan teks khotbah, bisa ditulis dalam bentuk garis besar, juga sangat baik ditulis dalam bentuk naskah lengkap siap baca.

 

Allah en Fanoap nenepukmo Nende seroho welamul

Di tulis oleh :  Oka Otniel Silak

Bandulan Sekolah Tinggi Alkitab Nusantar

Tanggal/Bln : 14- Januari 2019

 





Jenis2 Anjing di Rumah Penjajah:

  Jenis2 Anjing di Rumah Penjajah:  Anjing pertama yang dilatih adalah anjing rumah (Lap Dog). Ia belajar duduk manis di lantai licin, menji...