GEREJA MENJADI MENARA CAHAYA BAGI DUNIA YANG GELAP, (MERCUSUAR)
Bahan Khotba:
Matius 5: 14
Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak
mungkin tersembunyi.
Sejatinya gereja adalah tubuh Kristus, dan umatnya adalah anggota dari gereja itu sendiri. Dalam penjelasan kali ini “Gereja yang sejati adalah hanya satu yaitu Tubuh Kristus, karena itu kami sebagai orang – orang percaya selalu menjadi terang bagi banyak orang, dan di dalam gereja itu sendiri tempat dimana orang – orang percaya berkumpul, yaitu orang – orang yang telah di panggil keluar dari keterikatan dosa. Tugas gereja adalah memberikan pesan Allah kepada Umat-Nya, gereja berdiri di tengah – tengah, sebagai tugas Imam, dan menyampaikan pesan Allah kepada umat tanpa berkompromi kepada dunia. Tugas gereja juga menjadi alatnya TUHAN untuk menyampaikan pesan dari umatnya kepada Allah melalui Doa. Gereja tidak terpengaruh oleh alunan – alunan perkembangan dunia, dan ia berperan secara netral di dalam kehidupan penganut Kristen. Selain tempat perkumulan orang percaya, gereja juga menjadi rumah untuk melakukan tiga tugas yang di konsepkan menjadi Tri tugas gereja yakni, Persekutu, bersaksi dan Pelayanan.
Pada umumnya tugas gereja terdiri dari tiga tugas utama yang sering kali kita kenal yaitu,
Koinonia, (bersekutu) Marturia (bersaksi), dan Diakonia (Melayani).
Penjelasan untuk tiga pilar diatas, masing – masing memiliki makna dan tujuan tersendiri dalam sepanjang sejarah gereja itu sendiri. Karena itu dalam pembahasan kali ini, penulis akan memberikan sedikit penjelasan tugas dan tujuan gereja yang berpusat pada Kristus.
1. Koinonia, (Persekutuan)
Dalam bahasa Yunani, Koinonia adalah arti kata dari ‘Persaudaraan/Persekutuan.’ Yaitu ikut serta dalam persekutuan atau persaudaraan sebagai anak-anak Allah melalui pengantara Kristus dalam kuasa Roh Kudus-Nya. Atau kata lain, gereja menjadi tempat persekutuan komunitas atau kelompok orang – orang percaya kepada Allah dan Yesus Kristus, yang di persatukan atau dikumpulkan menjadi satu dalam tubuh Kristus itu, sebagaimana yang dijelaskan dalam Alkitab, 1Korintus 12:26.
2. Marturya (Kesaksian)
Di ambil dari bahasa Yunani yang artinya Bersaksi. Di dalam Gereja adalah tempat dimana menjadi pusat kesaksian yang memiliki tugas untuk menyampaikan kabar baik bagi mereka yang belum percaya kepada Tuhan, ikut serta dan menjadi saksi Kristus bagi dunia. Selain itu juga, gereja juga harus memberikan fakta dan kebenaran tentang Allah Bapa dan Putra Yesus Kristus sebagai juruselamat, bahkan memberikan kesaksian yang benar setiap orang sebagaimana di jelaskan dalam Ibrani 2:4.
3. Diakonia (Pelayanan)
Penjelasan dalam Bahasa Yunaninya adalah tentang Pelayanan. Dalam konteks Melayani itu sendiri di artikan bahwa gereja di tugaskan untuk hadir di tengah – tengah perkumpulan Masyarakat. Sebagai wujud dari pengabdiannya kepada Allah. Sebagai sarana untuk memenuhi panggilan Allah kepadaNya. Gereja harus menjadi wakil Allah untuk bersinergis dalam aksi kemanusiaan atau persoalan sosial yang sering kali terjadi di sekitar kita. Selain itu juga gereja harus menjadi pelayan di tengah – tengah orang yang dibutuhkan bantuan, melakukan karya cinta kasih melalui kegiatan pemberian amal kristiani, yaitu kepada mereka yang miskin dan lema serta terlantar, memberikan makan kepada orang – orang yang berkekurang, dan juga membawa nilai positif atau harapan saat dimana mereka sedang gelisa dengan situasi untuk hari esok, bahkan lebih spesifik lagi di jelaskan dalam kitab Matius 25:42-44.
Gereja tidak hanya diartikan tempat peribadatan. Tapi gereja juga memiliki arti dan tujuan mendasar sesuai Alkitab.
Kata Church dalam bahasa inggris ada kesinambungan dengan kata kirk yaitu dalam bahasa Jerman kirche, bahasa Portugis Igreja. Dan istilah ini berpusat dari bahasa Yunaninya “kuriakon” bentuk ajektif atau bersifat umum dari asal kata kurios (lord), Tuhan. Istilah church ini juga dapat diterjemahkan dalam bahasa Yunaninya adalah “ekklesia” keluar dari,” kaleo yang berarti, “memanggil” jadi gereja adalah suatu kelompok orang –orang yang di panggil keluar.” Atau juga disebut dengan Jemaaat/umat. Pertama sekali dalam Perjanjian Baru Matius 16:8, Tuhan Yesus memakai kata ekklesia, Ia menggunakan kata ini, supaya murid – murid-Nya selalu ada dekat dengan Dia. Bahkan para murid pun mengenal dengan Dia sebagai Tuhan, dan mereka menerima princip – princip kerajaan Allah. mereka adalah ekklesia dari Mesias yang sejati.
Ekklesia, Inggrisnya “exit” keluar, ekklesia adalah kelompok orang – orang yang di panggil keluar dari suatu tempat, itu artinya mereka yang di panggil keluar dari perbudakaan dosa. Sehingga gereja lokal didirikan dimana – mana maka mereka itu disebut sebagai ekklesia, sebab mereka inilah yang telah dimanifestasikan oleh gereja Kristus yang Universal itu sendiri.
Pada dasarnya ialah gereja selalu memelihara Firman sebagai sumber utama yang hidup dan benar untuk bercahaya di dalam kegelapan. Dengan demikian Gereja juga menjadi terang dunia, Mat 5:14; tidak ada yang lebih berguna dari pada mata hari dan garam, hanya saja yang ini lebih mulia. Semua orang percaya adalah terang di dalam Tuhan, Efesus 5:8; dan harus bercahaya seperti bintang – bintang, Filipi 2:15; namun harus melayani dengan cara yang istimewa. Terutama Kristus menyebut diri terang dunia, Yohanes 8:12; sedangkan murid – muridNya adalah teman – teman sekerja-Nya dan menerima sebagian kehormatan-Nya. Sebagai terang dunai gereja sendiri tampak jelas dan mencolok mata, dan banya mata tertuju pada mereka. Kota yang terletak diatas gunung tidak mungkin tersembunyi. Murid – murid Kristus terutama, mereka yang berani dan bersemangat dalam pelayanan, akan menjadi luar biasa dan dipandang sebagai mercusuar. Mereka pasti menjadi tontonan dunia, semua orang akan berusaha untuk menjadi contoh, dan mengagumi, dan memuji, bersukarya ketika mereka berada di dekat mereka. Mereka sebagai pemberita injil, mereka menjadi tokoh, dan meskipun oleh karenanya mereka di celah sebagian orang, namun mereka juga akan dihormati oleh yang lainnya dan akan di dudukan di atas tahta, dan akan di jadikan hakim, (Lukas 22:30). Sebab Kristus menghormati orang – orang yang dihormati-Nya. Karena itu sebagai hamba – hamba Tuhan jadilah garam dan terang dunia, untuk selalu bercaya bagi banyak orang, hamba – hamba Tuhan harus menjadi panutan bukan menjadi batu candungan bagi jemaatnya. Ada banyak orang yang sering kali keluar dari gerejanya hanya karena sikap pendetanya, atau istrinya. Gereja yang bertugas sebagai hamba Tuhan ia wajib menuruti perintah firman Tuhan, bukan kehendaknya sendiri.
Tuhan Yesus Memberkati kita semua

