BUKTI IMAN YANG BENAR ______________________
Yakobus 1:12 (TB)
Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.
1. Sabar menanggung Pencobaan
2. Berbuat baik dengan tdk memiliki
rupa manusia
3. Menguasai lidah
4. Hidup saleh dalam segalah
perkara
Ke empat poin ini adalah sebagai anjuran dan dorongan bagi orang percaya.
Masing-masing poin ini akan lebih jelas bila di pelajari dengan saksama. Yakobus 1:12; cara menghadapi pencobaan, (13_20) memberikan tawaran yang baik bagi pencobaan agar tetap tegar dalam situasi demikian.
1. Cara menghadapi Pen cobaan :
» "Angkaplah 'pencobaan' adalah sebagai suatu kebahagiaan." Ya, mungkin kata-kata ini membuat kita hal yang mengherankan atau mengejutkan. Siapa si diantara kita yang seringkali menganggap bahwa pencobaan dan kesusahan sebagai kesukaan😔 ?
Bukankah hal ini biasanya kita menghadapi dengan meratap dan sedih hati ? Kita diberikan resep melalui Surat Yakobus 1:12-20, ini .
Tapi mengapa kita menganggap pencobaan itu sebagai suatu kebahagiaan? Jawabannya amat simpel: "Karena pencobaan dpt diubah menjadi berkat Rohani." Ujian terhadap iman pasti akan menghasilkan ketekunan iman, ini alasannya. Biarlah ketekunan itu memperoleh sebuah buah yang matang supaya kamu mnjd sempurna dan utuh tanpa kekurangan apapun dalam hidupmu."
*Lalu bagimanakah dengan pencobaan itu bisa dapat diubah ? Dengan doa, (Yakobus 1:5-8); Kita menerima segalah keadaan seperti dari Tuhan dengan berterima kasih, (ay 1:9-11); Hal Positifnya adalah: Orang yang demikian, dengan keyakinan bahwa orang yang sabar menanggung pencobaan akan, " menerima mahkota kemuliaan." (Ayat 1:12).
2. ASALNYA pencobaan:
» Saat kita mengalami suatu pencobaan dan kesusahan yang hebat, terkadang gampang bagi kita mempunyai pikiran yang salah perihal tentang Allah!
Sebaiknya kita harus mengingat tentang tiga hal penting berikut ini:
1. Pencobaan, mengulurkan tangan kepada kejahatan, hal ini bukan dari Allah (Yak 1:13).
2. Pencobaan itu datang karena, "Keinginan sendiri ," (ayat 1:14-15).
3. Pencobaan tdk pernah berasal dari Allah, karena yang diberikan oleh TUHAN itu hanya yng baik dan sempurna saja, (ay 1:16-17). Setiap pencobaan yg kita, sering alami tdk ada yg mustahil bagi Allah. Krn dengan tanganNya yang ajaib itu, Dia telah menjadikan kita melalui Firman kebenaran. Supaya kita pada tingkat tertentu mnjd anak yng sulung diantara semua mahkluk ciptaan lainnya, (ay 1:18).
3. Penawar yang Terbaik bagi pencobaan:
»Ayat-ayat yang terakhir muncul dari ayat yng sebelumnya. Allah telah menjadikan kita oleh Firman kebenaran itu sendiri, (ay 1:18). Sehingga sebagian orang terkadang cepat untuk mendengarkannya, namun kadang juga lambat untuk berkata-kata juga. Bahkan lambat untuk marah. (Ay 1:19). Dengan demikian, firman memberikan kita pencerahan agar kita menerima dengan lemah lembut melalui Firman TUHAN yang tertanam dlm hati kita, yaitu Dia yang berkuasa dan menyelamatkan jiwa, (ay 1:12). Kita menjadi pelaku firman Tuhan, bukan pendengar saja. Apabila kita hanya mendengar dan tdk melakukannya maka ia sama seperti orang yang sedang pengamat-amati yng sebenarnya di depan cermin, (ay 1:22-23). Beberapa hal ini adalah sebuah perisai yang kuat untuk melawan pencobaan.
» Kesimpulan
Firman Allah dalam hati kita menerangi pikiran, menjernihkan perasaan, mengekang kecenderungan, dan mengemudikan arah kehidupan kita kepada jalan yang benar.
Apa bila Firman Tuhan ini diterima dengan hati kita yang ikhlas dan tulus, nurani kita yang setia, sehingga Firman menjadi hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memberikan kemerdekaan bagi setiap orang yang percaya kepada Kristus Yesus.
Amin.
TUHAN Yesus memberkati, para pembaca yang setia.
| Setiap kehidupan kita butuh keseimbangan Rohani dan Jasmani, sebab kedua-keduanya kebutuhan mendasar dalam kehidupan kita. |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar