Powered By Blogger

Minggu, 18 April 2021

ANALOGI KEBUDAYAAN SEBAGAI KONSEP PENDEKATAN PEMBERITAAN INJIL DI NUEVA GUINEA

 

LUIS KOBAK


Foto Ilustrasi: Suku Dani 1962 di Maki

ANALOGI KEBUDAYAAN SEBAGAI KONSEP PENDEKATAN PEMBERITAAN INJIL DI NUEVA GUINEA


Oleh : Louis Kobak. Pria asal suku Yali Ninia, Yahukimo.


Orang inggris yang kurus berusia sekitar tujuh puluh satu tahun, memegangi mimbar dengan tangannya yang besar yang tinggal tulang terbungkus kulit. Dengan pandangan yang tajam ia memperhatikan tujuh ratus mahasiswa yang sedang menanti dengan senyap. Rambutnya yang putih di sisir lurus ke belakang. Kacamatanya merosot sampai di tengah batang hidungnya. Dari bawa alisnya yang lebat, matanya kelabu bercahaya memancarkan semangat orang muda.


Ada sesuatu pada dirinya yang seakan-akan memukau hadirin yang duduk berkumpul di hadapannya dalam bangsal yang besar itu. Tiga patah kata keluar dari bibir orang tua itu dengan suaranya yang dalam, di ucapkan dengan penuh kewibawaan dan kebulatan hati:

  " Netherlands New Guinea... ''

 Dengan tiga patah kata itu, Ebenezer G. Vine, sekretaris Regions Beyond Mission Union, suatu persekutuan utusan injil internasional di Philadelphia  - memulai pokok pembicaraannya.

Hal itu terjadi pada tahun 1955. Para pendengarnya ialah mahasiswa-mahasiswa Praire Bible Institute suatu kampus yang luas di dataran rendah Alberta, Canada, yang dingin, berbatasan dengan sebuah kota kecil Three Hills. Di belakang orang tua itu duduk L. E Maxwel dengan tubuh condong ke muka. Ia adalah direktur yang terpandang dari sekolah bagi utusan injil dan masyarakat kristen yang sebagian berswa sembada itu. Dengan rambut yang juga sudah putih, rahang menonjol dan wajah yang tegas, ia melambangkan kebulatan tekad sekolah itu.


Bapak vine melanjutkannya terus dengan perbincangan dengan khas semboyan kampus tersebut yaitu mendidik tentara yang berdisiplin bagi kristus. Bapak Vine terus menyerukan agar para siswa lulusan tersebut menjadi pelopor pelopor kristen yang siap sedia memancangkan panji injil di antara suku suku terasing yang belum beradap dan primitif di pedalaman irian barat. Ia mengetahui bahwa yang di butuhkan pertama tama bukanlah kesarjanaan dan pendidikan, walaupun keduanya juga termasuk. 


Iman yang teguh, penyangkalan diri, dan persekutuan yang erat dengan Allah merupakan syarat syarat utama yang harus di miliki dan memang inilah yang akan menjadi bekalmu yang berpusatkan  pada alkitab.


Sejak semula saat universitas tersebut didirikan para siswanya hanya  delapan orang sejak tahun 1922 di suatu tempat peternakan. Praire telah berkembang menjadi satu lembaga yang terkenal di kanada karena lembaga ini mengutamakan penginjilan ke luar negeri, maka sudah lebih dari seribu seratus dari tiga ribu mahasiswa lulusannya telah melayani sebagai utusan injil luar negeri. Sedangkan ratusan lainnya melayani secara aktif sebagai Gembala dan pekerja kristen di negara masing masing. Atas dasar ini, bapak Vine mengetahui bahwa kira kira 35% dari pada mahasiswa yang di hadapinya itu akan menjadi utusan injil ke luar negeri di bawah pengawasan berbagai pengawasan utusan injil. Dengan ketekadan hati yang merasa sangat terbeban atas keadaan irian barat serta penduduknya, ia melukiskan  kebuasan mereka, dan mengemukahkan bahwa suku suku yang Belum mengenal Kristus itu sangat membutuhkan mereka.


"Netherlands New Guinea"Katanya selanjutnya, ialah bagian Barat dari suatu pulau yang panjangnya 1.400 Mil,  terbentang di ujung samudera pasifik di sebelah Utara Australia. Wilayah ini terletak di daerah panas terik, di sebelah selatan katulistiwa, namun di tengah tengah daerah perairan seluas 110.000 mil persegi.

Di beberapa daerah kalian akan melihat daerah pegunungan berwarna kelabu yang bersalju pada ketinggian lebih Dari 4.500 meter. Di daerah daerah lain kalian akan melihat dataran rendah berbau tak sedap dan tidak sehat, dimana hujan lebat dan panas terik yang bergantian menimbulkan kelembaban yang menekan dan membuat tubuh lesu.


"Kalian mungkin akan terpanggil untuk menjadi perintis pertama ke tengah tengah suku itu yang belum pernah di kendalikan oleh pemerintah dalam bentuk apapun, dimana Penduduknya menjadi hakim sendiri dan kebiadaban menjadi pedoman hidup. Kalian Harus belajar menyampaikan berita dan mengutarakan dengan cara yang dapat di mengerti oleh mereka, melalui bahasa yang belum pernah di pelajari oleh siapapun di luar mereka. Tidak akan ada kamus, tata bahasa atau buku pelajaran bahasa untuk menolong kalian, kalian harus membuatnya sendiri.


"Kalian akan menghadapai adat kebiasaan dan kepercayaan kepercayaan yang mengejutkan kalian, tetapi yang harus di pahami jika kalian ingin berhasil. Kalian akan berusaha mengobati penyakit penyakit tropis yang menjijikan, dan mengahadapi kemungkinan di persalahkan atas kematian pasien jika kalian gagal! Kalian harus bersedia mengalami kesepian, kejemuan, dan frustasi dengan hati yang Tabah. Yang terpenting ialah kalian harus siap untuk berjuang, dengan kekuatan Tuhan, melawan pangeran kegelapan yang telah menguasai ratusan suku itu selama ribuan tahun. Karena pangeran kegelapan itu tidak akan melepaskan mereka tanpa perlawanan. 

Orang Tua itu berhenti sejenak, dan kesucian meliputi ruangan beratap lengkung itu. 

Dia juga bercerita tentang Seorang tentara marinir America bernama Paul gesswin yang bersedia jadi misionaris dan beberapa temannya seperti Bil Mallon Dan teman-temannya yang meninggalkan Lambang pangkatnya dan mendirikan sebuah pangkalan injil di tengah suku kanibal sana.


"Kini jalan ke pedalaman telah terbuka! MAF dari California telah menyediahkan pesawat terbang bermesin tunggal untuk menerbangkan orang dan barang untuk lembaga Kami dan Lembaga utusan injil lainnya kepangkalan utama yang di sebut bokondini jauh di dataran tinggi di pedalaman. Paul Gesswin dan sukarelawan kita yang lain telah menolong membangun bokondini. Dan sekarang mereka sedang mempersiapkan suatu pengembangan melalui gunung gunung kepada suatu masyarakat yang di sebut orang dari lembah hitam.



Cerita dan kisah diatas merupakan satu satu Cara yang di lakukan kristus melalui universitas Kristen yang ada di kota Tree Hill Kanada. Dan para murid yang ada di dalamnya adalah utusan injil( Misonaris) yang siap merintis Papua waktu itu.  Seperti Don Richardson di tengah suku sawi Dan kayagar. Phillip Master yang menemui ajalnya di lembah seng bersama Stand Dale dan masih banyak lagi para utusan injil yang merintis suku suku di pedalaman netherlands new guinea. 


Kasih pengabdian dan ketulusan mereka adalah pembuktiaan iman  yang sejati dalam proses pemberitaan kabar baik injil dengan pendekatan analogi kebudayaan masyarakat setempat.  Roh dan Dedikasi yang telah di proklamirkan oleh utusan injil itu menjadi satu kemajuan yang hakiki bagi orang kristen di Papua tetapi juga di suku yali dan suku sawi kayagar.


Tuhan memberkati semua para pembaca yang terkasih dan mulia. 

Biarkan injil yang menggerakan hatimu untuk membaca tulisan Singkat ini. Dan juga merasa tergerak untuk memberitakan injil"Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Matius 28:19-20). 


Kisah pengabdian para Misi Tuhan di Tanah NUEVA GUINEA yang di rangkum Tuhan memberkati

Louis Kobak


Port Numbay, 19 April 2021

Senin, 05 April 2021

Berjuang Di tengah-tengah tantangan

 

Foto di Bendungan Blitar






Hidup adalah Perjuangan

Nama akun Facebook Otniel Silimo Silak. Ijin saya mengambil gambar ini. Ketika saya melihat seekor burung Tua yang di serang puluhan lebah dan  ketika kesakitan sedang membuka memancingnya.  Sedangkan sementara Peristiwa itu membuat saya penasaran. Kemudian ketika saya membacanya. Dalam kutipan itu menerangkan tentang dunia ingin melawan kita, kita tetap kuat dan tegar, kita jangan menyerah. Karena kita masih hidup.

" When the whole world wants to be against you, but that doesn't make you give up, you're still alive."

Bagi saya pribadi penasaran dengan gambar itu. 

Terjemahan teks: "Ketika seluruh dunia ingin melawan Anda, tetapi itu tidak membuat Anda menyerah, Anda masih hidup."

Kira-kira diterjemahan ke dalam Bahasa Indonesia di gambar diatas ini seperti itu. Bila salah diterjemahkan berarti mohon maaf admin akun Facebook Otniel Silimo Silak.


Guys ada hal penting yang terungkap dalam gambar ini. Baiklah penulis menjawab sedikit demi sedikit sehingga kita melihat apa maksudnya.

Guys sebelum menjelaskan, saya admin pengelola halaman Nenda Hundek berterima kasih kepada anda semua yang selalu memberi tanggapan dan kunjungi halaman "Nenda Hundek" kiranya melalui postingan-potingan saya menjadi berkat bagi kita semua. 

"Guys mohon maaf pembahasan sebelumnya aku menjelaskan kisah aku dan nasibku. Dalam pembahasan, diendingnya saya tidak menjelaskan secara detail. Dan para pengunjung Halaman Nenda Hundek memberikan komentar bahwa seharusnya dilanjutkan sehingga kisah cerita itu nyambung katanya. Harapan penulis kali ini semoga dapat menjawab."

Penulis memulai dengan sebuah kisah klasik mungkin saja anda pernah mendengar berita ini. Berita tentang kisah seorang petani di Tuban tewas diserbu oleh ratusan 🐝, ditubuhnya ada 180 sengatan. Kejadian ini bukan di luar Negeri tapi di Asia (Indonesia). Pada tanggal 25 November tahun 2019.


A. LEBAH 🐝🐝🐝

Pengertian LEBAH 🐝 Ordo Hymenoptera. Merupakan sekelompok besar serangga yang dikenal karena hidupnya berkelompok meskipun sebenarnya tidak semua lebah bersifat demikian. Semua lebah masuk dalam suku atau familia Apoidae. 

Lebah menghasilkan madu. Siapa yang tidak tahu tentang lebah dan juga minyaknya. Pasti semua orang tahu dan semua orang mencari. Guna kepentingan untuk mengonsumsi makanan baik kesehatan tubuh dan kebutuhan dalam kehidupan Manusia. Binatang/ serangga ini hidup di alam bebas. Baik di gua, dan di perpohonan. Makanan hari-harinya mereka hinggap di bunga. Di pisang yang baru berbunga. Makanannya tidak sembarangan makan. Seperti lalat, lalat hinggap diberbagai bidang yang ada. Yang kelihatan baik maupun kotor. Artinya lalat pun membahayakan Manusia. Lalat tidak seperti lebah. Masalah konsumsi makanan, lebah makan yang tertib. Tidak hinggap di sembarangan tempat atau lokasi seperti lalat.


Lebah juga menghasilkan madu. Manusia menikmati hasilnya. Madu asli itu mahal, dan sulit mendapatkan madu asli. Tapi berbahaya Lo, gigitannya bisa membuat manusia sakit. Dan kisah nyata diatas 👆 peristiwa serangan lebah orang bisa meninggal dunia. Bagian bawah ini penulis kutip dari Alkitab sabda.👇👇


"https://alkitab.sabda.org/resource.php?topic=443&res=almanac." Menjelaskan bahwa: Lebah dan tawon (disebut "tawon penyengat" dalam bahasa Ibrani, dari sebuah kata yang mengacu kepada daya penyengatnya) adalah "serangga-serangga sosial" yang bekerja sama untuk melakukan pekerjaan mereka. Rupanya lebah madu adalah satu-satunya jenis yang disebut di Alkitab karena tiap kali Alkitab menggambarkan lebah, ia juga menyebutkan fakta bahwa serangga tersebut menghasilkan madu.


Simson menemukan kawanan lebah di dalam kerangka seekor singa (Hak. 14:8). Lebah liar menempatkan madu di tempat-tempat lain yang aneh (Ul. 32:13; Mzm. 81:16).


Amsal 6:8 sebagai berikut, "Pergilah kepada lebah, dan perhatikanlah betapa rajinnya dia, dan betapa bersungguh-sungguh ia bekerja. Kerjanya digunakan oleh para raja dan orang biasa untuk kesehatan dan ia diinginkan dan dihormati oleh semua orang. Walaupun tubuhnya lemah ia maju karena menghormati hikmat." Jelas, penulis-penulis zaman dahulu mengagumi sifat-sifat lebah yang rajin.


Madu adalah suguhan manis yang paling dihargai di Alkitab (I Raj. 14:3; Kid. 5:1; Yeh. 27:17). Inilah alasan lain untuk nama baik serangga ini.


Sementara lebah menghasilkan sesuatu yang diinginkan manusia, tawon atau tabuhan adalah serangga pengganggu. Kata Ibrani untuk tabuhan adalah sir'ah. Serangga ini dari golongan yang sama dengan tawon, tetapi lebih besar dan lebih ganas. Kesukaran yang ditimbulkan oleh tabuhan bagi manusia digambarkan di Keluaran 23:28; Ulangan 7:20, dan Yosua 24:12. Binatang penyengat yang kecil ini dapat sangat membahayakan; kisah-kisah sekular yang kuno bercerita tentang kota-kota yang seluruh penduduknya harus melarikan diri dari kawanan tawon atau tabuhan.


Seperti yang tercatat di Alkitab, Tuhan memakai pejuang-pejuang kecil ini untuk mengajarkan pelajaran yang sangat diperlukan kepada umat-Nya. Bacalah Ulangan 7:20-23.


B. BURUNG🐦 🐦🐦

Kalau berbicara soal burung berarti kita semua paham tentang sejenis burung kecil hingga besar. Jenis burung yang sifatnya baik sampai burung yang bisa menyerang siapa saja,. Jenis burung besar, biasanya ia memangsa burung kecil, hewan dan binatang yang merayap di bumi. Selain itu ia mencari ikan di permukaan laut. Mencari dan memangsa ikan.


Burung ketika melihat sesuatu yang ane misalnya ada mangsa pastikan dia diam sejenak untuk mengukur strategis. Sehingga waktu yang tepat barulah ia menyerang. Kelihatannya gayanya persis seperti ular🐍.


Burung besar makanannya tidak sembarangan makan. Makanannya istimewa. Seperti daging-dagingan. Kemudian mereka juga harus tinggal agak jauh dari pemukiman manusia. Sebab bagi mereka manusia adalah musuh. Lihat saja ketika reaksi burung bertemu denganmu. Kecuali burung pemeliharaan dan golongan 🐔🦆😀😀. 


Burung itu tidak pernah bekerja keras seperti Manusia bukan? Tapi burung selalu hidup dan eksis ditengah dunia kehidupan nyata mereka. Mereka tidak pernah mengeluh soal makan dan minum. Tetapi mereka selalu berusaha untuk mendapatkan makanan. Meski tdk bekerja, namun usahanya selalu dan tiap saat.


Hidupnya bergantung penuh pada sang pencipta. Dan mereka nikmati kehidupan. Masalah menimpa mereka, mereka tetap memiliki prinsip bahwa mereka selalu bersandar kepada sang pencipta pemilik hidup.


Kutipan kata bijak buat anda.

"Hiduplah sama serupa dengan kehidupan burung. Yang tak bisa mengeluh tentang kehidupan, tapi bersandar penuh kepada Allah dan selalu bekerja keras tanpa mengeluh kepada siapapun. Dan jadilah pribadi anda sama seperti lebah, hidup teratur dan menjadi berkat bagi banyak orang.  Tanpa memandang, status sosial." By. Eson Nipsan.


Realita hidup

Dunia memang kejam. Semakin hari makin kejam, penghuni Bumi seakan tak berdaya. Manusia adalah ciptaan Tuhan yang memiliki pengaruh besar dalam dunia. Namun saat ini, dunia membuat segala sesuatu teristimewa sehingga kuat dan kuasa manusia yang ada dalam diri manusia seakan sirna. Hal ini kita bisa mempelajari berbagai bidang yang ada. Misalnya seperti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Sistemnya terstruktur dan sistematis sehingga kehebatan kemampuan manusia seakan dilemah. Otak teknologi lebih hebat dibanding otak manusia. Dan perkembangan globalisasi transformasi selalu berubah-ubah dalam waktu yang singkat. Pertanyaan adalah teknologi siapa yang buat? Allah menciptakan bahannya tapi idenya dari mana otaknya siapa? Kalau manusia? Apakah hewan? Binatang? Atau robot? Akhirnya kita baru menyadari bahwa sebenarnya otak Manusia lah yang membuat segala sesuatu itu nyata. Namun realitanya kita dilemah. Manusia tidak lagi percaya diri. Bahkan dunia menguasai kehidupan manusia dan berakibat manusia harus terjatuh dalam skenario si iblis.


Jika kita teliti gambar dibawah ini 👇 maka sebenarnya apa saja yang terjadi? Dan bagaimana pendapat anda., Banyak lebah yang datang  mendekati dan menyerbu burung itu. Namun dilihat dari gambarnya burung itu ternyata santai dan malahan dia buka mulut. Dari sini saya merasa apa mungkin karena anak burung, jadi dia merasa induknya membawa makanan untuk dirinya? Atau apa maksudnya.


Catatan kecil

a. Kehidupan manusia itu berbicara soal realita. Manusia harus menghadapi banyak tantangan hidup. Persoalan ekonomi, sosial, budaya, agamawi, hal-hal esensial. Dan kita tidak bisa menghindar apalagi menyerah. 


b. Manusia bukan robot dan bukan objek. Artinya kita punya kekuatan dalam segala sesuatu yang absolut, yang di berikan oleh Allah. Manusia yang bisa melakukan segala sesuatu yang tidak mungkin bisa membuat mungkin. Tapi ingat kehebatan kemampuan manusia lebih dari otak teknologi informasi dan komunikasi. Sementara saat manusia menggunakan teknologi itu sebagai alat untuk menolong kita yang tidak pahami atau memberikan informasi yang akurat. Bukan berarti teknologi adalah sebuah alat yang hebat diatas IG rata-rata manusia. Tapi dibawah otak manusia, sebab teknologi itu dibuat oleh Manusia. 


C. Bagaimana reaksi anda ketika menghadapi tantangan dunia? Ingat bahwa kita bukan objek tapi subjek. Subjek yang bisa mengatur segala sesuatu. Namun untuk saat ini banyak diantara kita kehilangan akal sehat sehingga terjadilah percakapan bahwa dunia yang salah. Sehingga manusia terjadi dalam sketsa atau skenario dunia atau orang duniawi. Pada akhirnya kehidupan orang percaya pun ikut terjatuh dalam strategi duniawi.


Simpulan:

Akhirnya kita dapat mengetahui bahwa realitas kehidupan manusia tdk terlepas dari masalah. Namun jangan khawatir bahwa kita tetap bersama Allah. 

Jadikan diri anda menjadi berkat bagi banyak orang. Jadilah pribadi yang memiliki pengaruh terhadap lingkungan, dunia di sekitar anda berada. Bersandar penuh kepada Allah. Serta jadilah madu-madu murni diberbagai tempat. Jangan menjadi lebah, tapi ambilah hikmah, jangan seperti anak burung yang sedang membuka mulut kapan saja dimana saja, karena berbahaya bagi dirinya. Jadilah pribadi yang memiliki pengaruh terhadap lingkungan dan dimana saja selama anda masih diberi kesempatan oleh Tuhan.


Malang, 6 April 2021

Penulis


By. Eson Nipsan

Minggu, 04 April 2021

Selediki kata “kasih” (agape, Philia)


Sohop
Sohopma Silimo








HERMENEUTIKA

"PERBEDAAN KASIH AGAPE DAN KASIH PHILIA."

Selediki kata “kasih” (agape, Philia) dalam Yohanes 21:15-18; bagaimana dalam bahasa Yunani menggunakan dua kata (agape, Philia), sedangkan dalam bahasa Indonesia menggunakan satu kata, “Kasih” bagaimana hal ini mempengaruhi  pengertian sudara tentang kisah ini.



                        BAB I

                 PENDAHULUAN 


Latar Belakang 

Kasih setia merupakan padanan kata Ibrani khesed. Paling banyak muncul dalam Mzm. Di tempat-tempat lain khesed diterjemahkan ‘belas kasihan’, ‘kemurahan hati’, dan ‘kebaikan’. Banyak terjemahan telah dikemukakan, antara lain ‘kasih yang jujur’ (G Adam Smith), ‘kesalehan’ (C. H Dodd), ‘solidaritas’ (Koehler-Baumgartner) dan ‘kasih perjanjian’ (N Snaith). Asal usul etimologisnya tidak jelas. Suatu penyelidikan mengenai ayat-ayat di mana kata itu dijumpai (mis Mazm 89), mengungkapkan bahwa kata itu sangat erat hubungannya dengan dua pengertian, yaitu ‘perjanjian’ dan ‘kesetiaan’. Artinya mungkin dapat dirangkum sebagai ‘kasih yang mantap teguh atas dasar perjanjian yang telah dibuat’. Arti ini digunakan untuk menggambarkan baik sikap Allah terhadap umat-Nya maupun sikap umat Allah terhadap Dia.

Kata agape menunjuk pada kasih yang sifatnya tulus. Tidak mengharapkan balas jasa. Kasih yang tidak bersyarat. Kasih Agape adalah kasih yang  rela mengorbankan dirinya bagi orang yang dikasihi. Rasul Paulus  menjabarkan  arti  kasih  agape  ini  dalam  I Korintus 13: 4-7 sebagai berikut, Kasih itu sabar, kasih itu murah hati, ia tidak cemburu, ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong…” Karya Kristus Yesus merupakan perwujudan dari kasih agape ini.

Sedngkan kasih Philia adalah kasih persahabatan atau kasih persaudaraan. Kasih ini terbatas pada hubungan sahabat dan sifatnya bersyarat, yaitu akan mengasihi apabila dikasihi, menghormati apabila dihormati.


BAB II


PEMBAHASAN

Kasih Allah terhadap manusia sudah dimulai sejak penciptaan, yaitu kasih secara langsung dari Allah kepada Manusia (Adam ) bahkan manusia pun mengasihi kepada sang Bapa. Artinya Pada waktu Allah menciptakan Manusia dari debuh tanah Ia menempatkan manusia itu di taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu, Kej 2:15. Dan selanjudnya TUHAN berfirman: semua pohon dalam taman ini boleh kau makan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, jangan kau memakan buahnya, ay Kej 2:17). ALLAH dengan penuh kasih-Nya, Ia memberikan kewenangan Penuh untuk merawat taman itu, serta mendapatkan jaminan hidup selama mereka berada dalam taman itu.

Menurut kitab PL ALLAH juga mengasihi kepada orang – orang yang dekat dengan-Nya, seperti Henokh yang bergaul dengan Allah. Setelah Henokh hidup enam puluh lima tahun, ia memperanakan Metusalah, Kej 5:21). Ketika Henokh hidup bergaul dengan Allah selama tiga ratus tahun, setelah ia memperanakan Metusalah dan anak-anak laki – laki dan perempuan, ay Kej 5:22. Jadi Henokh mencapai umur tiga ratus enam puluh lima tahun, lalu ia tidak ada lagi di bumi ini karena ia telah diangkat Allah, Kej 5:23-24. Abraham hidup bergarif dengan Allah, (kej 17:22). Janji terbesar dalam Alkitab, ialah AKU MENJADI ALLAHMU,” hakikat dan realitas perjanjian Abraham ialah Allah yang memberikan diri-Nya, ay 2. Janji Allah untuk “ menjadi Allahmu” janji pertama yang melandasi semua janji lainnya. Allah dengan kasih-Nya, Ia mengasihi kepada para Bapa – bapa Patriakh lainnya, dan termasuk Umat-Nya, Israel. Ia membebaskan Umat-Nya dari Mesir hingga menuntun selama di padang gurun empa ratus tahun lebih hingga sampai ke tanah perjanjian-Nya, Kanaan. Israel adalah harta kesayangan Allah, Ul 4:10; Am 3:2;9:7, Israel memiliki hubungan yang unik dengan Allah karena Dia adalah penebus mereka. Kasih-Nya, itulah yang dapat dinyatakan secara Khusus kepada umat Israel, sebagai harta kesayangan-Nya. Hubungan terkhusus atau tertentu, Israel dengan Allah, bahkan Dia pun menjadi sebagai Bapa atas Umat Israel. Bangsa itu juga harus menjadi “kerajaan Imam” mereka dipisahkan dan di khususkan pelayanan Allah, ay 1Petrus 2:5-9; Wahyu 1:6; 5:10; 20:6). Bangsa yang khusus, bagi Allah atau bangsa yang dipisahkan dari cara – cara fisik.

      

Penyelidikan 

Yohanes 21:15-18

Setelah makan bersama, Yesus bertanya kepada Petrus. Pertanyaan Yesus di dalam bahasa Yunani adalah seperti demikian: “apakah engkau mengasihi Aku (agapas me) lebih daripada semua ini (pleon touton)?” Pertanyaan yang tidak main-main. Yesus menuntut murid-murid-Nya untuk mempunyai komitmen kepada Kristus dan Kerajaan Allah yang lebih besar daripada komitmen apa pun yang pernah atau akan dibuat oleh mereka. Kasih kepada Allah yang disertai dengan komitmen untuk mengutamakan Allah sebagai yang dikasihi lebih daripada apa pun merupakan bagian dari perjanjian dengan Tuhan sejak dari zaman Perjanjian Lama. 

BYZ. Yoh 21: 15  οτε ουν ηριστησαν λεγει τω σιμωνι πετρω ο ιησους σιμων ιωνα αγαπας με πλειον τουτων λεγει αυτω ναι κυριε συ οιδας οτι φιλω σε λεγει αυτω βοσκε τα αρνια μου.


Kalau melihat dari sudut kesetiaan Rasul Yohanes malahan ia lebih mengasihi dan akrap kepada Tuhan Yesus;  namun Tuhan Yesus lebih cendenrung menanyakan kepada Petrus, “ apakah engkau αγαπας mengasihi Aku,” kata ini hubungan erat dengan penyangkalan Petrus trehadap Tuhan Yesus tiga kali. Dalam hal ini yang paling pokok ialah setiap orang – orang percaya harus wajib mengikuti Yesus dan tidak memikirkan keadaan atau status orang lain. Maka hubungan Petrus dan Tuhan Yesus harus dibereskan, yaitu bagimana mereka saling melengkapi, (tidak ada persaingan diantara mereka untuk menjadi pemimpin agama Kristen). Hal ini memperjelaskan bagimana identitas murid yang dikasihi Tuhan harus jelas saat bersama-sama dengan Dia. Sebab hubungan Petrus bagamana ia mengasihi Tuhan dengan kasih phileō. Berarti Tuhan juga memberi perintah supaya kita mengasihi Dia sebagai sahabat dekat, karena Allah kita selain Allah yang Trasenden (yang jauh dan tidak bisa dijangkau), Allah juga Allah yang Imanen (Allah yang dekat dengan kita), Jadi Allah tidak selalu memakai kasih agape. Bahkan dalam ayat ini dengan jelas bahwa kita dituntut untuk mengasihi Allah kita dengan kasih sebagai seorang sahabat (phileo). Selalu terus menerus membangun suatu relasi kita dengan Tuhan melalui persekutuan Khusus kepada-Nya. Jadi, pertanyaan kedua dan ketiga kali merupakan menambah suasana hikmat dalam percakapan ini. Dalam hal ini Yesus juga memberikan kesan bahwa Ia sedang memeriksa hati Petrus sedalam – dalamnya. Ungkapan yang lebih dari pada mereka yang lain artinya tidak mengulang dalam ayat-ayat selanjudnya. Setiap pertanyaan – pertanyaan tampak di telingah Petrus sebenarnya merujuk pada “kasih persaudaraan, Fileo” kita semua orang – orang percaya memiliki kasih pribadi dari hati bagi Yesus dan pengabdian kepada-Nya. Sebenarnya yang muncul disini bukan menggunakan kata bendah (Kasih) tetapi kata kerja yaitu “mengasihi” karena ayat yang lebih terpopuler Yohanes 3:16, menjelaskan begitu Allah mengasihi dunia, kata kerja ini, ((((((, agapao. Ternyata puncak percakapan antara Nikodemus dengan Tuhan Yesus hampir sama dengan Petrus. Sehingga pengembangan pokok ini dapat menguaraikan bahwa memang Allah mengasihi kita dengan kasih yang spontan dan tidak tergantung kepada sikap dan kelakuan kita, tetapi kebenaran ini tidak terkandung dalam kata, ((((((, agapao karena istilah yang sama dipakai untuk menceriterakan kasih Allah dan kasih manusia, (((((, Fileo. Kadang juga dikatakan bahwa kasih ((((((,agapao, sedangkan kasih  ((((( filio adalah aksih yang bersyarat, namun keduanya dipakai mengenai kasih yang bersyarat, yaitu ((((((, agapao dalam pasal 10:17 dan ((((( Filio pasal 16:27. Demikian juga kadang dikatakan bahwa kasih ((((((, agapao adalah kasih yang mulia, yang sifatnya ilahi, sedangkan kasih (((((, fileo adalah kasih manusia, tetapi dalam pasal 3:19, manusia mengasihi sesama saling mengasihi; saling mencintai; saling menyayangi:, ((((((, agapao kegelapan, suatu kasih yang sama sekali tidak ilahi. Setelah mengamati semuanya ini, kedua kata ini semuanya artinya yang sama.

Bahasa Yunani dari kata kasih dalam ayat diatas adalah êgapêsen yang merupakan kata kerja - dalam bentuk aorist active indicative - third person singular, kata ini berasal dari kata αγαπαω - 'AGAPAÔ', mengasihi. αγαπη – AGAPÊ. Allah telah lebih dahulu mengasihi kita, dengan Kasih-Nya melalui Yesus bagi kita. Maka kita yang taat pun mengasihi Dia, seperti Allah mengasihi kita, bukan hanya dengan terbatas teori saja, wujud kasih itu adalah bahwa Tuhan Yesus dan Allah Bapa akan datang kepada mereka yang menuti firman-Nya, dan lagi pula mereka akan diam bersama- sama dengan orang itu. Orang – orang yang tidak mengasihi Yesu, ia tidak menuruti firman-Ku, Yoh 14:24). Kebenaran ini penting dan berasal dari Allah Bapa. 1Yoh 3:16  Dengan jalan inilah kita mengetahui cara mengasihi sesama, Fileo: Kristus sudah menyerahkan hidup-Nya untuk kita. Sebab itu, kita juga harus menyerahkan hidup kita untuk saudara-saudara kita! Kiasan kasih seperti saudara, melainkan kasih dari mereka yang disatukan dalam persaudaraan Kristen (adelfotes,1Pet 2:17; 5:9; bnd kata sifat filadelfos,  1Pet 3:8). Di luar tulisan-tulisan Kristen (mis 1 Makabe 12:10, 17) filadelfia hanya dipakai bagi orang dari satu keturunan. Dalam PL, ‘saudara’, seperti juga ‘tetangga’, berarti ‘rekan Israel’ (Im 19:17 dst; bnd Kis 13:26). Yesus meluaskan arti kasih kepada sesama manusia ( Mat 5:43-48; Luk 10:27-37), tapi Ia juga menetapkan kasih khusus antara sesama Kristen yang dimaksudkan oleh kata filadelfia (bnd Rom 8:29), karena Ia menyebut pengikut-Nya adalah saudara-Nya (Mr 3:33 dst; Mat 28:10; Yoh 20:17) dan mereka bersaudara semua (Mat 23:8;Luk 22:32).


Dalam Kitab PB muncul disana, ada tiga obyek "mengasihi" yaitu :

Luk 10:27  Jawab orang itu: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." Jadi ada tiga obyek mengasihi yang Firman Tuhan ajarkan, yaitu:

Mengasihi Tuhan Allah. Hal ini perintah yang pertama dan yang terutama, yang harus kita lakukan. Allah sudah terlebih dahulu mengasihi kita, untuk itulah kita harus mengasihi Allah.

Mengasihi sesama manusia. Mengasihi sesama manusia,  mungkin adalah hal yang mudah kita lakukan, tetapi bagaimana mengasihi sesama yang jahat kepada kita? Tentu hal ini sangat sulit, tetapi Firman Tuhan dengan tegas mengatakan, kita harus mengasihi kepada mereka yang membenci kita, walaupun mereka membenci.

Mengasihi diri-sendiri. Mengasihi diri sendiri sering terlupakan, karena memang tidak secara langsung Alkitab mencatatnya. Mengasihi diri sendiri bukan berarti mementingkan kepentingan diri sendiri, tetapi lebih kepada penerimaan diri, Karena masih banyak orang yang tidak bisa menerima dirinya sendiri dari fisik, latar belakang keluarga, kemampuan, dll.  

Semua orang yang beriman sungguh kepada Kristus Yesus harus mengasihi sesame saudara seiman, 1Tes 4:9-10) dengan kasih sungguh – sungguh, penuh kemurahan, dan kelemah lembutan. Kita harus saling menghormati, menghargai sungguh-sungguh hal- hal yang baik dari semua orang – orang percaya, (Yoh 13:34-35). Hal ini adalah sebuah hubungan yang berlaku diantara anggota – anggota jemaat, Roma 12:10). Kasih Kristus terhadap anak – anak merupakan contoh yang patut diteladani, Ef 5:1-2). Dalam praktik kasih timbale balik ini merupakan bukti Iman yang sejati, 1Yoh 2:9-11). Kasih adalah pokok utama dalam tulisan Yohanes dan kasih timbale – balik antara bapa dan Anak, Yoh 16:28. Harus tercermin dalam kehidupan para murid, Yoh 17:26; pada akhir injil Yohanes Petrus membalikan ketiga penyangkalannya terhadap Yesus dengan tiga pernyataan kasihnya kepada Yesus. Surat – surat Yohanes tetap mempertahankan keutamaan kasih (tidak ada perintah baru, 1Yoh 2:7).

AGAPAÔ/AGAPE,:  artinya kasih yang tanpa perhitungan dan tanpa peduli orang semacam apapun yang dikasihinya. Ayat yang terkenal, yaitu Yohanes 3:16. PHILEÔ:  berarti kasih sayang yang sejati antar sahabat dekat.  Sebaiknya prasaan ini harus kita terima kisah – kisah mengenai hubungan Petrus dengan Tuhan Yesus sebagai pelayaran Rohani bagi kita masing – masing. Dan perkataan ini sungguh menolak preasaan irihati, serta kebiasaan untuk membandingkan orang – orang lain, yang di luar kehendak Tuhan Yesus. Ayat Yohanes 21: 18  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki." Dalam pasal 13:36; Tuhan Yesus menjawab Petrus dengan berkata: “ ke tempat Aku pergi, engkau tidak dapat mengikuti Aku sekarang, tetapi kelak engkau akan mengikuti Aku.” Nas ini merupakan nubuatan yang kedua mengenai kematian Petrus. Karena pakaian mereka berjela – jela, sebelum mereka keluar jalan – jalan, mereka mengikat pakaian itu dengan ikat pinggang supaya lebih mudah berjalan. Ekspresi ini menunjukan bahwa seseorang yang bebas berjalan kemana saja. 

Sebagai bandingan dengan keadaan Petrus waktu dia masih muda, ada ekspresi yang agak samar – samar yang diartikan dalam ayat berikut. Sesudah Petrus menjadi tua, dia hanya mengulurkan tangannya. Dan menurut beberapa bapa gereja awal, penyataan ini merujuk pada kisa penyaliban. Tampaknya ungkapan orang lain akan mengikat engkau merujuk pada kebiasaan bahwa orang yang di salibkan di haruskan memikul bagian Salib yang horizontal sampai menuju kepada tempat penyaliban. Ungkapan membawa engkau ke tempat tidak kau kehendaki merujuk pada waktu Petrus dipaksa memikul kayu Salib bagian horizontal ke tempat penyaliban.  Orang lain mengikat Petrus  dengan ikat pinggang  pada waktu Petrus di ikat pada Salib itu. Menurut Tertullian, Petrus di salib di Roma pada waktu Nero bertahkta sebagai Kaisar. Menurut Eusebius, origen berkata bahwa Petrus di Salibkan dalam posisi kepala diBawah, (tampaknya karena dia merasa tidak layak di salibkan sama seperti Tuhan Yesus).

Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan. (I Korintus 13:4-8a)




BAB III


Kesimpilan

Kedua kata kasih yaitu “agape dan Filio”  merupakan dua unsur kata yang berbedah penyebutan, tapi sama tujuannya, yang sering paling menonjol dalam kitab Yohanes, dan 1-3 Yohanes adalah tentang Kasih Agape, semuanya menuju pada hakekat Allah yang sempurna. Dan kasih agape juga tekanannya selalu bermuarah kepada kasih Tuhan Allah kepada kita melalui karya Tuhan Yesus Kristus. Sedangkan kasih Filio muncul di kitab Yohanes 21:15…. Adalah hubungan persahabatan Tuhan Yesus dan Petrus, sebagai tali persahabatan yang akrap untuk menjadi pengikut-Nya atau disebut rasul-Nya. Bahkan kasih agape dan kasih filio terjadi timbal balik yaitu Tuhan Allah memberikan Anak-Nya kepada kita yaitu Kasih Agape, agapao sedangkan filio ialah dimana  dalam persahabatan saat Rasul Petrus dan Yesus makan bersama waktu itu, Yesus Lebih menyelidiki hati Petrus, apakah benar – benar ia mengasihi Yesus atau tidak.  

Jadi kasih agape dan Filio sebenarnya sama arti, yaitu saling mengasihi, persahabatan yang erat, atau persaudaraan yang utuh. Hubungan persahabatan adalah sebuah mata rantai yang tidak dapat dipisahkan yaitu yang sering ditunjukan melalui sikap dan tindakan yang baik. Karena persahabatan adalah sebuah nilai yang sangat baik untuk saling memperlengkapi dalam setiap kebutuhan dan kekurangan; Amsal 17:17 seorang sahabat menaruh kasih setipa waktu, dan menjadi seorang sudarah dalam kesukaran. Perjanjian antara rasul Petrus dan Tuhan Yesus adalah sesuatu yang tidak mudah dipisahkannya, dan pada akhirnya juga Rasul Petrus ikut di salibkan di Roma dengan pandangan kepada menuju ke bawa. Itu sebabnya Yesus memberikan atau menaruh kasih kepada rasul Petrus.  








DAFTAR PUSTAKA




___________ (LAI) Lembaga Alkitab Indonesia 2013


______ALKITAB PENUNTUN, HIDUP BERKELIMPAHAN “Full Life Istudy Bible” 2000


SABDA (OLB – Versi Indonesia 4.30)

Browning F. R. W  :KAMUS ALKITAB, Dictionary Of The Bible: Paduan Dasar Ke Dalam Kitab – Kitab, Tema, Tempat Tokoh, Dan Istilah Alkitab, 2002.

Newman JR  Barclay M.. KAMUS YUNANI – INDONESIA Untuk Perjanjian Baru.. 2002

MORRIS LEON :  TEOLOGIA PERJANJIAN BARU.  1996.

HAGELBERG  DAVE: Tafsiran Injil Yohanes Pasal 13 – 21 Dari Bahasa Yunani 2004

HAGELBERG  DAVE: Tafsiran Injil Yohanes Pasal 1 – 5 Dari Bahasa Yunani 1999

HAGELBERG DAVE: Tafsiran Injil Yohanes Pasal 6 –12  Dari Bahasa Yunani 2001




                        Oleh :


 Nama            :Otniel Silak

  NIM            :     20120707

Tingkat/Semester   :    IV/II


Malang, Mei , 2020

Jenis2 Anjing di Rumah Penjajah:

  Jenis2 Anjing di Rumah Penjajah:  Anjing pertama yang dilatih adalah anjing rumah (Lap Dog). Ia belajar duduk manis di lantai licin, menji...