Powered By Blogger

Rabu, 22 Mei 2024

INJIL DI LEMBAH HELUK YAHUKIMO.

 INJIL DI LEMBAH HELUK YAHUKIMO

Oleh:Rev.Otto Kobak 






Pendahuluan


Setiap lembah dan dataran tinggi di lembah yali selatan semakin membuat pilot Bob Jhonson melirik dan menyaksikan dari udara kehidupan di lembah itu.Setiap lembah demi lembah dia lewati dan mendapatkan ada penghuni di setiap lembah itu .Dan di setiap lembah itu ada ngarai yang menjulang ke bawah .Memiliki bukit terjal, hutan,gunung,memiliki anak sungai yang elok di pandang .Daerahnya beriklim hujan tropis .Dan selalu di selimuti awan jika musim hujan.Tetapi musim kemarau maka alam yali itu bagaikan surga kecil yang jatuh ke bumi.


Lembah itu di huni oleh orang berkulit hitam,berambut keriting ,dan mempunyai Ras negroid atau melanesia yang hampir mirip dengan orang pasifik lainnya di selatan barat daya mau pun di benua afrika sana.Keelokan alam bahari dan keunikan di sekitaran lembah itu ikut menanamkan kekayaan dan keindahan alam yang nan elok dan mempesona.


Daerah tersebut masih primitif dan paling sukar ,tak ada kehidupan yang pasti.Kehidupan mereka bergantung pada alam,pohon ,gunung ,air ,sungai dan lainnya sebagai sumber hidup,sumber berkat dan kekuatan mereka.Cara hidup mereka selalu di barengi dengan perang suku,menyembah berhala,saling membenci dan saling tidak senang karena mereka belum mengenal WALDEFAG (Yesus kristus) yang menjadi nabelan kabelan dalam drama kehidupan di suku terasing itu.


Setiap daerah lembah itu saling membunuh ,saling berzinah,saling makan memakan dan lebih para lagi adalah kebudayaan dan adat istiadat ikut semakin menguasai lembah itu.Ada beberapa Roh dan nenek moyang yang mereka sembah sebagai sumber hidup dan sumber berkat dan kekuatan mereka.Tetapi itu bukan salah mereka ,tetapi tradisi tersebut adalah warisan nenek moyang yali secara turun temurun.


Drama kehidupan yang berlangsung di tengah tengah suku kanibal atau yali merupakan suatu kenyataan yang sangat mendebarkan hati. Nenek moyang suku ini meninggal sebelum mengenal kabar baik injil Yesus Kristus.Tetapi Generasi yali saat ini bisa berdiri karena injil.Injil itu kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang (Roma 1:16-17).Kuasa Injil membebaskan suku.


A).Catatan Kecil Mengenai Permulaan Injil


Pilot Bob Jhonson terbang dengan pesawat kecil melewati lembah ,gunung,dan ngarai di hampir sebagian besar bumi yali selatan dan menikmati dari udara hasil alam yang di titipkan kepada orang yali tersebut,dan melirik sebagian kehidupan mereka dari udara . Ternyata ada satu lembah yang berbentuk huruf “Y’ lembah itu unik karena dua anak sungai dari bukit yang berbeda bergabung dan membentuk huruf yang saat ini di namakan sungai heluk atau ‘”Lembah Heluk”.


Standley Albert Dale mendengarkan dengan penuh perhatian,apa yang di ceriterakan oleh pilot Bob.Lembah itu terletak di daerah yang masih sukar dan liar di pegunungan sana, tetapi lembah itu seolah olah memanggil dia.Ia merenungkan dan berdoa.Akhirnya,Stan menyampaikan niatnya itu kepada pilot Bob Jhonson .

Stan berkata di dalam konference di bulan maret 1960 itu begini:,

“Kita semua sudah berhasil di semua cabang lembah zwart,namun kita akan kedatangan keluarga penginjil baru lagi .Akhirnya dalam moment itu Standley Albert Dale dan Pat serta seorang pemuda kanada yang berusia 18 tahun Bruno de Leew menyerahkan mereka kedalam tangan Yesus kristus untuk memasuki lembah yang tak bernama itu.


Pada tanggal 30 November 1960 Stan bersama pilot bob terbang dari karubaga menuju lembah yang tak bernama itu waktu pesawat memasuki lembah heluk ,Stan,Bruno dan Pilot Bob tak tahu nama lembah itu sehingga mereka menamakan lembah itu adalah “Way Valley”atau lembah yang berbentuk huruf “Y” dan mereka menjatuhkan dari udara pisau dan mereka balik ke karubaga sebagai pangkalan utama Misi penginjilan di pegunungan melanesia papua kala itu.


Sesudah menganakan survey itu tahun berikutnya Stan,bruno,dan 5 orang Dani berangkat dari karubaga menuju hetigima dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki mendaki gurun siluik dan gunung sohosa yang di pandu oleh seorang yali berrnama Emeroho bahabol dan juga orang muhwi bernama Yamwi untuk memasuki lembah heluk .


Akhirnya ,dengan pertolongan Tuhan mereka sampai di kampung lilik,pukul 14:30 tanggal 21 Mei 1961.inilah tonggak peradaban baru karena untuk pertama kalinya misionaris memasuki lembah itu.pada saat itu kampung tersebut sedang saling bermusuhan atau perang sehingga suasananya sangat rawan dan mencekam .melihat situasi itu Stan mau agar mereka berdamai .

Hari berikutnya stand melakukan survey di Yerino dan melakukan pengerjaan lapangan terbang di Ninia.


Orang yali sangat heran akan kehadiran para doang itu.doang dipercaya oleh orang yali sebagai roh roh halus yang bangkit kembali dan kalau istilah di suku Lani nabelan kabelan .Mereka antusias kepada para doang itu karena memberikan kapak dan garam serta pengajaran Firman Allah.

Dua anak yali yang suka menonton mereka adalah Binkuok dan yeikwaroho.


B).Orang kristen yali pertama


Semakin pemuda yali itu bergaul dengan stan dan bruno dalam bekerja lapangan terbang.mereka itu di ajarkan Firman Allah sehingga lahirlah sebuah persekutuan orang yali yang berbakti bersama.mereka itu adalah Binkuok,Yeikwaroho,Dongla dan Luliap bahabol yang masih ada sampai hari ini serta masih banyak lagi.


C).pembukaan lapangan Terbang


Semakin hari pekerjaan lapangan terbang di ninia semakin merasakan kemajuannya.Dengan bertambahnya jumlah tenaga kerja dan orang yang sudah percaya injil .

Banyak orang yang datang dan bekerja juga diberikan kulit krang (Kulumbia),garam dan lainnya sebagai upah kerja.beginilah Doa Stan “Aku sudah menuntut lembah ini dan orang orang ini untuk Tuhan yesus kristus dan niatku itu sudah tetap.”


Stan dan Philip naik ke sebuah perbukitan dan memandang kearah honoma lalu stan berpikir “Di balik punggung pegunungan itu ada lembah lain,dan di balik lembah itu ada pegunungan lagi dan juga sebuah lembah lagi.Dan di setiap lembah itu ada orang orang seperti ini,yang hidup tanpa mengenal pencipta mereka serta putranya yang datang ke dalam dunia”.

Sementara itu Phillip berpikir “sekali kali saya duduk di sini dan memandang ke timur dan memikirkan orang orang di semua lembah itu .Dan apa bila benar benar saya memasang telinga ,saya merasa seakan akan saya mendengar suara mereka yang memanggil-manggil”.

Doa mereka lagi bahwa “Mungkin pada suatu hari Tuhan engkau akan mengirimkan hambamu menyeberangi tebing tebing yang lebih jauh itu sebagai jawaban atas panggilan ini”.

Akhirnya 10 bulan mengerjakan lapangan terbang Ninia ,maka pada 22 Maret 1962 untuk pertama kalinya pesawat bisa mendarat ,yang di kendalikan oleh pilot Dave steiger..


D).Pembaptisan dan misionaris pertama orang yali dan misionaris mati syahid


Tanggal 6 Desember 1966 untuk pertama kalinya 18 orang di baptis.

Mereka yang di baptis itu terus mengabarkan berita injil di kampung sekitar dan suku hubla bagian kayo,dan ke arah mahaikma ,bagian kini dan suku yali selatan lainnya.

Namun untuk mengnjili bukan sesuatu yang gampang karena orang yali itu di musuhi oleh bangsanya sendiri .Terbukt di bunuh dan mati syahid dua misinoaris lokal di daerah Una,pada bulan september 1965 ketika dua pemuda tersebut membawa injil. Stan dan Luliab pergi dan menyaksikan mayat tersebut.Dan mereka pun diserang dengan panah yang mengakibatkan Stan mengalami Luka di betis akibat panah dan melakukan pengobatan.


Beberapa tahun berselang Standley Albert Dale missionarys dari Australia bersama Philip master dan 3 orang Dani melakukan survey di lembah seng ,mereka di serang dan di banjiri oleh anak panah di lembah itu dan menewaskan Stan dan Philip serta beberapa anak buah mereka.sementara itu ada satu orang yali dan beberapa orang dani meloloskan diri dari tangan musuh.


Peristiwa demi peristiwa itu merupakan tonggak awal kemajuan injil dan peradaban baru menuju zona kedamaian yang hakiki .Injil adalah urat nadi dan napas Allah yang benar .Standley ,Phil dan beberapa anak buah mereka yang mati syahid ini membuat semua orang yang mengasihi mereka,termasuk Luliab dan para tokoh yali serta anak dan istri dari kedua hamba dan abdi Allah ini.


Akhir dari pada itu juga orang yali memiliki Alkitab lengkap bahasa yali selatan lengkap yang di luncurkan pada tahun 2000 di Ninia.


*Kesimpulan

Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang pertama tama orang yahudi tetapi juga orang yunani sebab di dalamnya nyata “orang benar akan hidup oleh iman.

(Roma 1:16-17).

Injil juga terus berkembang di beberapa daerah di yahukimo seperti,soba,holuwon,lembah seng,korupun dan sumo,dekai,suku kopkaka,bese, togup siranut, dan beberapa daerah lain di tanah melanesia west papua.

Tuhan memberkati para tokoh dan misionaris yang berjasa besar di lembah yali yang tak sempat saya sebutkan mereka nama satu persatu .


Salam special buat mereka yang menjadi barometer dan pelaksana injil di daerah baru di bagian selatan,pesisir pantai yang tak terjangkau dan bagian pegunungan yang sedang dalam ancaman binatang buas,suku kanibal dan sebagainya..Tuhan menyertaimU.


Salam kepada tokoh besar dan terpelajar Almarhum Rev.Otto kobak yang menjadikan tulisan ini serta mempunyai dedikasi yang hakiki bagi orang yali dan orang gereja injili di indonesia di Yahukimo.

Salam kepada tokoh besar Luliab Bahabol yang menjadi saksi injil,pemberita injil dan pelaku sejarah.

Salam juga kepada Nyonya Joy Dale craford di australia sebagai putri dari standley Albert Dale ,yang selalu berkomunikasi kepada penulis dan menanyakan kabar dalam bahasa Yali .sungguh aku bangga.

Salam juga kepada semua tokoh yali dan tokoh gereja yang sudah memberikan yang terbaik untuk Tuhan .

Kalian semua orang hebat .kalian semua pahlawan injil dan harapan suku bangsa yali.Pengabdianmu dan dedikasimu sangat bermanfaat untuk kemajuan generasi suku bangsa yali.


Akhirnya saya (Louis Kobak)menyampaikan selamat ulang tahun injil masuk di lembah way heluk ninia yahukimo.Tuhan memberkati henalabok!!!.


Penulis : Louis kobak


Lembah crime pos pi jati Damai ,

21 Mei 2024

Jumat, 10 Mei 2024

PEMINDAHAN MAKAM THEYS DORTIUS HIYO ELUAY TAMPARAN KERAS OLEH NEGARA TERHADAP HATI RAKYAT BANGSA PAPUA

 PEMINDAHAN MAKAM THEYS DORTIUS HIYO ELUAY TAMPARAN KERAS OLEH NEGARA TERHADAP HATI RAKYAT BANGSA PAPUA. 

Agamua, 9 Mei 2024 

Oleh: Besi Humirat Suhun


Activists Ham Indifenden Papua


I. PENDAHULU AN

Tokoh terkemuka rakyat Bangsa Papua Dortheys Hiyo Eluay lahir 3 November 1937 Eluay dididik di sekolah dasar lanjutan (Jongensvervolgschool) di Yoka, pada masa kolonial Belanda. Dia mempelajari meteorologi dan lalu bekerja sebagai asisten ahli meteorologi di Badan Metereologi dan Geofisika Pemerintah Hindia Belanda. Keluarganya merupakan kepala adat (ondoafi) di Kampung Sereh. Eluay sendiri kemudian menjadi ondoafi berkat pendidikannya yang lumayan tinggi.

Pada tahun 1962, Indonesia mengambil alih wilayah Papua dari Belanda. Theys membantu TNI dan polisi Indonesia untuk menemukan orang Papua yang anti-Indonesia. Hal ini menyebabkan banyaknya korban jiwa di daerah Sentani. Pada tahun 1969, Theys adalah salah satu dari sedikit orang Papua yang dipilih untuk ambil bagian dalam "one man one vote" atau satu orang satu suara yang disulap oleh Indonesia menjadi PEPERA ("Penentuan Pendapat Rakyat") yang diawasi oleh PBB, yang akhirnya dengan todongan moncong senjata Papua di anegsasi ke dalam bingkai negara kolonial Rebuplik Indonesia.

Pada tahun 1971 Theys anggota DPRD Provinsi Irian Jaya dari Partai Kristen Indonesia (Parkindo) hingga Theys pindah ke partai Golkar pada tahun 1977. Ia menjadi anggota DPRD I Irian Jaya hingga dalam pemilihan kedua dia tidak mendapatkan suara. Kemudian setelah mempelajari Indonesia mempermainkan rakyat Bangsa Papua dengan berbagai kekuatan militer nmengintimidasi masyarakat Papua Theys berdiri berani dan memilih melawan Indonesia dengan suara yang lantang,. Tahun 1992 mendirikan Lembaga Musyawarah Adat (LMA) yang menjatuhkan 250 suku Papua. Dortheys Eluay terpilih dan dinobatkan sebagai Pemimpin Besar. Ia menobatkan diri Pemimpin besar Dewan Pembebasan rakyat Bangsa Papua. 

Pada 1 Desember 1999, Theys mencetuskan dekrit Papua Merdeka serta mengibarkan bendera Bintang Kejora. Lalu pada Mei-Juni 2000, ia mengadakan Kongres Nasional II Rakyat Papua Barat, yang lalu dikenal sebagai Kongres Rakyat Papua, Jayapura. Dalam kongres itu, Theys terpilih sebagai Ketua PDP.

Pada 1 Desember 1999, Theys mencetuskan dekrit Pembebasan Rakyat Bangsa Papua serta mengibarkan bendera kebanggaan Bangsa Bintang Pagi atau Bintang Kejora. Lalu pada Mei-Juni 2000, ia mengadakan Kongres Nasional II Rakyat Papua Barat, yang lalu dikenal sebagai Kongres Rakyat Papua, Jayapura. Dalam kongres itu, Theys terpilih sebagai Ketua PDP.

Konon ada beberapa faksi dalam Tentara Nasional Indonesia yang kurang suka akan adanya PDP ini sebab mereka takut bahwa hal ini akan menuju lepasnya Papua dari pangkuan Ibu Partiwi. Lalu di bawah pemerintahan Megawati Soekarnoputri otonomi khusus ini harus dicabut kembali dan ada tuduhan bahwa PDP dihalang-halangi oleh oknum-oknum militer.


II. PEMBUNUHAN THEYS 


Pada tanggal 10 November 2001, Theys Hiyo Eluay diculik dan lalu ditemukan sudah terbunuh di mobilnya di sekitar Jayapura. Menurut penyidikan yang dipimpin oleh Kepala Kepolisian Daerah Papua Jenderal I Made Mangku Pastika, yang juga memimpin penyidikan peristiwa Bom Bali 2002, ternyata pembunuhan ini dilakukan oleh oknum-oknum Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Beberapa anggotanya,  antara lain pimpinan Letkol Hartomo, 

Yang menjabat sebagai Dansatgas Tribuana 10, sebuah Satgas Kopassus, yang bertugas di Jayapura. Theys dibunuh tanggal 10 November 2001 setelah sebelumnya diundang untuk merayakan Hari Pahlawan di markas satgas Kopassus serta Sopir Theys, Aristoteles, hingga saat ini kabarnya masih hilang.

Eluay akhirnya dimakamkan di sebuah gelanggang olahraga di tempat kelahirannya di Sentani pada sebuah tanah yang sudah dihibahkan oleh para Ondoafi suku. Pemakamannya dihadiri kurang lebih 10.000 orang Papua. Pada jalan raya antara Jayapura dan Sentani sebuah monumen kecil didirikan untuk mengenang pembunuhan ini.

III. HUKUMAN OKNUM-OKNUM KOPASSUS YANG MEMBUNUH THEYS

Berikutnya Letkol Hartomo dan anak buah yang dihukum antara lain:

1.Letkol.Inf. hartomo dituntut 2 tahun penjara

2. mayor. Inf. Donny Hutabarat dituntut 2 tahun 6 bulan

3. kapten. Inf. Rionardo dituntut 2 tahun penjara

4. lettu., inf. Agus Supriyanto dituntut 3 tahun plus usulan dipecat

5. sertu Asrial dituntut 2 tahun penjara

6. sertu Laurensius LI dituntut 2 tahun penjara

7. parka Ahmad Zulfahmi dituntut 3 tahun penjara plus usulan dipecat

Dari pengamatan yang dilakukan oleh SNUP selama persidangan pembunuhan Theys Hiyo Eluay yang berlangsung di pengadilan Surabaya :

Dua orang pelaksana lapangan dalam operasi penggalangan yang manyebabkan terbunuhnya Theys, yaitu Lettu Agus Supriyanto dan Praka Ahmad Zulfahmi dikenai tuntutan 3 tahun penjara dan diusulkan untuk dipecat, sedangkan letkol inf. Hartomo dan Mayor Inf Hutabarat sebagai atasan para terdakwa yang memerintahkan dilaksanakannya operasi dikenai tuntutan 2 tahun dan 2 tahun 6 bulan penjara.

 Ketujuh terdakwa yang dikenakan tuntutan subsider pasal 351 ayat 3 jo 55 yaitu penganiayaan yang mengakibatkan kematian, sedangkan dakwaan primer pasal 338 KUHP yaitu dengan sengaja merampas nyawa orang lain (pembunuhan), dinyatakan tidak terbukti oleh Oditur Militer.

Operasi penggalangan berasal dari surat perintah Danjen Koppasus Mayjen Amirul Isnaeni, tanggal 2 Februari 2001 kepada Komandan Satgas Markas Tribuana untuk melakukan operasi intelejen, penyelidikan, pegamanan dan penggalangan.

Satgas Tribuana di Bawah Kendali Operasi (BKO) Kodam Trikora, sehingga kendali Operasi dibawah Pangdam. Namun hal tersebut dibantah oleh Pangdam Mahidin Simbolon.

Menurut tuntutan Oditur Militer, hal yang memberatkan terdakwa adalah tidak

 dipecat namun hanya ditahan selama 3 tahun. Dunia Internasional mengecam pembunuhan Eluay ini.


VI. ADA TIGA HAL INDONESIA MENCDERAI HATI RAKYAT PAPUA TERHADAP PAHLAWAN THEYS ELUAY 


1. Negara Republik Indonesia menaikan pangkat dan memberikan sebuah penghormatan jabatan Mayjen Hartomo menjadi Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) karena berhasil membunuh Pemimpin Papua Dortheys Eluay pada 10 November 2021 dianggap sebagai wujud impunitas militer Indonesia, juga dianggap sebagai tanda tidak ada keadilan terhadap orang Papua. Hartomo diangkat menjadi Kepala BAIS berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI No. Kep/751/IX/2015 tanggal 16 September 2016, bersamaan dengan 34 rotasi jabatan lainnya di tubuh TNI, demikian seperti dilansir merdeka.com Senin, 19 September. Indonesia benar-benar mencederai hati Rakyat Bangsa Papua, hukum yang berlaku di Indonesia benar-benar sangat buta dan tuli buat orang Papua. 

Budi Hernawan, peneliti Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam) di Jakarta, menanggapi penunjukan Hartomo sebagai Kabais dengan kecewa. “Ini akan mempertinggi tingkat ketidakpercayaan masyarakat Papua terhadap pemerintah, karena tidak mampu tegakkan hukum. Dia (Hartomo) itu kan sudah pernah divonis pecat, kenapa malah jadi Kabais?” ujar Budi kepada Jubi pada Rabu, 21 September.

Mayjen Hartomo yang sebelumnya menjabat Gubernur Akademi Militer (Akmil), pada tahun 2003 setelah berhasil membunuh Theys  (saat berpangkat Letnal Kolonel) dinaikkan pangkat lagi menjadi Mayor Jendral. Hartomo. 

2. Perubahan Nama Bandar Udara Sentani 

atau Sentani Airport) (IATA: DJJ, ICAO: WAJJ) diusulkan menjadi Bandar Udara Dortheys Hiyo Eluay adalah bandar udara (bandara) kelas IA yang terletak di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua,. Bandara ini berjarak kurang lebih 40 km dari pusat Kota Jayapura. Bandara ini merupakan bandara terbesar di Pulau Papua yang melayani penerbangan untuk wilayah Jakesa dan juga merupakan hub utama untuk menuju wilayah pedalaman Papua dan sejak tanggal 01 Januari 2020 dikelola oleh PT Angkasa Pura I. Tentunya pengamatan rakyat Papua Theys Eluay secara halus diundang oleh TNI pada 10 November 2001 kemudian dibunuh secara tidak terhormat oleh Negara Indonesia karena takut Papua lepas. Rakyat Papua anggap Jakarta baik jadi kasih Nama Bandara Theys Hiyo Eluay tetapi rakyat Papua anggap ini sebuah penghinaan. 

3. Pemindahan Makam Tokoh Besar Papua Theys Eluay oleh Pemerintah Daerah Kota Jayapura. Hal itu disampaikan Penjabat Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo ketika di konfirmasi usai pembukaan pekan jajanan yang dilaksanakan di lapangan apel Kantor Bupati Jayapura, Senin (06/05) sore.

Dicecar mengenai alasan mengapa makam tokoh besar Papua itu dipindahkan, Triwarno mengemukakan bahwa pemindahan makan itu bertujuan untuk penataan Kota Sentani yang jauh lebih baik.

“Terkait itu, dalam rangka penataan Kota Sentani. Kita ingin Kabupaten Jayapura khususnya Kota Sentani ini tampil dengan wajah baru yang lebih menarik dan lebih baik sehingga dalam pemanfaatan ruang yang sesuai dengan rencana tata ruang itu harus kita benahi” kata Triwarno ketika di konfirmasi media. 

Rakyat Bangsa Papua menganggap pembangunan jalan, jembatan dan penataan kota yang lebih baik serta menarik tidak akan menjamin merendahkan Isu Papua Merdeka yang terus-menerus bersuara tetapi justru  akan melakukan perlawanan yang sangat serius karena ini tentu menyangkut dengan harga diri dan jati diri orang Papua. Apa lagi Theys dianggap rakyat Papua sebagai pahlawan dan Tokoh yang sangat disegani. Setiap 10 November 2001 ini selalu diperingati. 

secara bijakasana kami Rakyat Bangsa Papua mengamati pada tahun 1963 melalui Komando TRIKORA berbagai atribut negara dimusnahkan oleh militer Indonesia demi menghilangkan jejak Negara West Papua yang sudah dideklarasikan pada 1 Desember 1961 dalam kurun waktu 7 tahun dari 1963-1969 PEPERA upaya Negara Indonesia supaya generasi berikut jangan mengingat kembali masa lalu. Hal serupa juga terjadi pemindahan Makam Tokoh Besar Papua Theys Eluay guna menghilangkan jejak  masa lalu yang terus-menerus diperingati. Anggap negara ini, masa lalu biar berlalu,. Jika ada yang menemukan kelakuan busuk Negara Indonesia terhadap rakyat Bangsa Papua oleh semua masyarakat Papua tentu ancaman serius bagi Indonesia. 

Saudara Penjabat Bupati Jayapura Triwarno Purnomo anda sedang memberikan rakyat Papua semangat serta perlawanan lebih gila terhadap pemerintah Indonesia. Tidak selayaknya memindahkan makam pahlawan tersebut sebaiknya makam tersebut sebagai monuman ketidakadilan Negara Indonesia terhadap Rakyat Papua terutama pemimpin kaum tertindas yang dihormati. 

V. KESIMPULAN

Indonesia Tidak mau jika rakyat Papua  tahu tentang sejarah masa lalu karena Indonesia gagal total merebut hati rakyat Bangsa Papua dengan berbagai pendekatan persuasif dan non persuasif  untuk meng-Indonesiakan orang Papua. Seperti Pemindahan Makam Theys Upaya Menghilangkan jejak kebiadaban, kemunafikan Negara supaya jangan ada generasi berikut tahu tentang kelakuan Negara. Jika generasi berikut tahu tentang kelakuan Indonesia akan perlawanan yang serius sehingga Papua akan lepas dan Indonesia tentu jatuh miskin inilah perhitungan Negara. 

Indonesia sudah kawin lari dengan Papua, tidak bayar mas kawin, tidak menjamin kami dengan baik sementara Indonesia masih naik diatas perut Serta menguras kekayaan alam kami.

Demikian Artikel Pemindahan Makam Theys Hiyo Eluay.





Jenis2 Anjing di Rumah Penjajah:

  Jenis2 Anjing di Rumah Penjajah:  Anjing pertama yang dilatih adalah anjing rumah (Lap Dog). Ia belajar duduk manis di lantai licin, menji...